AtomicEssay

AES#195 Kelas Literasi Diri

Natasha Setyamuktipenulis arsip2

Bangun tidur tadi, badanku sakit-sakit semua, matapun rasanya sulit untuk terbuka. Karena kegiatan kemarin yang cukup intens dan melelahkan jadi rasanya badan perlu istirahat lebih lama. Tadi malam pun aku tidur cukup malam sekitar jam 10 dan perlu bangun pagi hari ini untuk mengikuti kelas literasi diri dengan Kak Andy. Walaupun lelah, aku cukup bersemangat untuk ikut kelas hari ini, karena berkaitan dengan literasi. Kalau ada kata literasinya, semangatku pasti lebih meningkat. 

Pagi tadi kami seluruh KPB berkumpul di bengkel untuk mengikuti kelas literasi diri. Bagiku ini menarik karena materinya, namun sedikit menurunkan semangat ketika tahu kelas ini selesai jam 3 sore yang dimulai dari jam 8 pagi. Cukup lama dan awalnya aku pikir akan membosankan. Ketika kelas berlangsung, kak Andy menjelaskan bahwa akan ada 3 sesi di kelas hari ini, jadi akan ada 2 kali istirahat. Akupun mulai tenang ketika tahu itu, karena aku takutnya tidak bisa menjaga fokus bila kelas dilaksanakan selama 3 jam lebih tanpa istirahat. 

Kelaspun berlangsung, namun karena kelas ini interaktif, ada sesi diskusinya, ada juga saat menonton film, jadi tidak terasa kelas berjalan. Tiba-tiba masuk istirahat 1, kemudian masuk sesi 2 dengan diskusi dan terakhir masuk sesi 3. Ternyata kelasnya tidak seberat yang aku bayangkan. 

Di kelas ini, kami membahas mengenai pentingnya literasi diri, mulai dari penemuan diri, pengenalan diri, pengelolaan diri dan kebermanfaatan diri. Selain itu, kita juga harus bisa sadar diri dan sadar lingkungan, sehingga akhirnya bisa sadar tujuan. Salah satu kegiatan yang kami lakukan adalah membuat lifeplan (kelas 12) yang merupakan salah satu cara untuk membantu kita lebih sadar tujuan. Kami juga diajak untuk mendiskusikan kaitan covid-19, perang ukraina rusia, pendidikan dan juga metaverse. Seru sekali diskusi kali itu. Kami juga belajar mengenai bedanya literasi diri dan literasi semesta, karena seirngkali orientasi kita hanya keluar, tidak melihat kedalam, padahal untuk menemukan diri kita yang sejati, kita perlu mencari ke dalam. 

Kami juga mendapat banyak informasi mengenai pentingnya meditasi atau kalau kegiatan Semi Palar disebut waktu hening. Pentingnya mengambil jarak dengan pikiran dan badan. Bagiku yang sangat penting adalah bagaimana mengelola diri, mengelola pikiran dan badan, mengelola diri setelah mengenal diri karena ini menjadi tahapan yang sering menjadi kesulitan bagi banyak orang. 

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES187 Mata Ashita Novel

Halo teman-teman yang budiman, seperti beberapa tulisan terakhir yang saya buat, saya banyak menjelaskan proses refleksi selama pengerjaan novel ini. Dari hari-hari yang terasa kosong, dari pikiran yang terlalu ramai, dari pertanyaan tentang sakit, kehilangan, kesepian, sampai harapan yang entah ka…

carloslos21
AtomicEssay

AES935 Dialog Batin : Akar Perwujudan Kehidupan Manusia

John Dewey bilang, Pendidikan adalah Kehidupan itu Sendiri. Dalam konteks itulah, kita perlu berupaya memahami apa yang disebut dengan manusia seutuhnya dalam konteks kehidupannya yang sejati, tentunya dalam pemaknaannya yang paling fundamental. Manusia sejatinya adalah makhluk spiritual. Hal ini t…

Andy Sutioso10
AtomicEssay

AES756 Mandala dan Menulis

Tulisan hari ini sekedar catatan pendek saja dari proses yang berjalan beberapa hari ini. Keseruan lima hari di Festival Literasi. Menarik mengamati proses di dua ruang lokakarya (workshop). Hmm, lebih asik sebetulnya disebut ruang eksplorasi ya, karena sebetulnya proses itulah yang kita lakukan, m…

Andy Sutioso110