AES21 Momen Berkumpul

Setelah 2 kali lebaran hanya berkumpul dengan keluarga inti, di tahun ini kami berkumpul kembali dengan seluruh keluarga besar. Rasanya senang, tapi di satu sisi sering kali membuat diri ini jadi overthinking. Kalau ketemu sama Uwa, Bibi, Om, dan sanak saudara jauh lainnya akan seperti apa ya. Terakhir kali bertemu sering kali menanyakan hal-hal yang kurang mengenakan. Niatnya mungkin menyapa tapi kadang malah jadi bikin sedih.
Selama momen lebaran biasa disebut juga 'Waktu Indonesia bertanya 'Kapan?' 
Sering jadi candaan, 'Kapan nikah?' 'Kapan punya anak?' 'Kapan lulus?' 'Kapan langsing?' dan sebagainya. Sebenarnya kalau di saya pribadi, lebih beragam pertanyaannya. Mulanya setelah bermaaf-maafkan kemudian bertanya ‘Sekarang udah jadi PNS belum?’, ‘Anaknya baru satu? Kapan nambah anak? Kasian loh kalo anaknya cuma satu.’ ‘Kok sekarang jadi jerawatan? Ga perawatan ya?’ ‘Aduh, jadi gendutan. Jaga makannya atuh jangan sembarangan makan.’ 'Ih, anaknya kecil (kurus) banget. Ga dikasih makan? Udah ke dokter gizi belum?' dan masih banyak kalimat-kalimat lain yang terucap dari mereka.
Ya, saya mah orangnya gampang kepikiran dan suka jadi minder. Alhamdulillah, saat berkumpul dengan keluarga besar saya sudah menyiapkan diri dan mental untuk menghadapinya dengan senyum. Meski ya pasti kepikiran tapi setidaknya tidak sampai mengganggu. Sebenarnya kalau dipikir kembali, mereka bertanya seperti itu karena tidak tahu. Tidak paham apa yang sudah menjadi pilihan hidup kita atau yang sudah kita upayakan. Semakin kita menjelaskan panjang lebar, semakin mereka tidak akan mengerti. Jadi, percuma kan? Lebih baik kita simpan energi untuk memikirkan hal-hal yang akan kita hadapi di kemudian hari. Yang pasti saya percaya bahwa mereka tidak ada niatan untuk membuat orang lain sedih, merendahkan, atau menyakiti hati.
Lalu saya diingatkan oleh sebuah tulisan di akun instagram thegangoffur, 'Yang bicara jaga lisan. Yang denger jangan baper.' Benar saja, sedikit reminder itu mengena langsung ke hati. Semoga Tuhan senantiasa jaga niat kita, lisan kita, dan hati kita di setiap momen.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES 23 Mencuci Gelas
Alkisah di sebuah rumah yang berada di Kendal Gede, ada seorang anak perempuan dan ibunya yang sedang berbincang. Tiba-tiba sang anak merasa lapar dan meminta ibunya memasak nasi goreng kesukaannya. Nasi goreng gurih tanpa kecap pintanya. Namun sebelum makan malam, ibunya meminta tolong untuk mencu…

AES22 Hari Guru
Sejak pagi, beberapa pesan menyampaikan tentang ucapan dan doa seraya merayakan hari guru nasional yang tepat hari ini. Pesan-pesan datang dari beberapa rekan orang tua, kakak-kakak, saudara, maupun teman masa kuliah. Apresiasi, harapan, dan doa mereka panjatkan untuk para guru yang sudah mendampin…

AES20 Sang Pendakwah
Selama 30 hari ini, saya tak pernah absen menyaksikan dialog antara Habib Jafar dan Onad di acara Log In (Kanal Youtube Deddy Corbuzier). Sebenarnya sudah mengikuti dakwah beliau sejak 2022 lalu. Habib Jafar dikenal sebagai ustad gaul, karena memang sangat berbeda dari cara berpakaian dan cara berd…
