AES218 Hate to Enjoy Pt.1
Hate to Enjoy Pt.1
Beberapa tahun lalu pada masa-masa saya masih berumur 13 tahun pada masa-masa SMP tepat setelah naik jenjang. Pada waktu itu saya membuat dan memegang sebuah prinsip dengan keras, satunya adalah untuk tidak menonton atau mencoba mendalami bidang menggambar manga atau Anime, tepatnya segala jenis gambar yang bersangkutan dengan topik tersebut, sejak itu saya memperkeras rasa ketidaksukaan saya terhadap subjek itu, setiap harinya saya menjauhi konten tersebut, dari menghinanya, mencari segala sisi negatif dan menjauhkan diri dari media bacaan komik Jepang, awalnya prinsip itu dibuat karena idealisme saya untuk memegang keras dan mengikuti gaya gambar barat dan eropa, dari itu saya mendorong untuk menggambar subjek yang lebih realistis, tanpa memadukan sisi kartun atau gaya ilustrasi Jepang. Selama berjalannya waktu saya melihat berbagai cuplikan konten dan anime dari Jepang selama menonton “Youtube”, entah muncul di “feed” akun saya atau melihatnya dari media sosial seperti “Instagram”, dari itu saya menemukan satu serian “anime” yang menarik yaitu BNA (Brand New Animal), anime buatan Studio Trigger, awalnya ketertarikan saya terhadap anime ini dikarenakan oleh adanya karakter-karakter hewan antropomorfik (Furry), salah satunya Michiru Kagemori, melihat desain karakternya berbentuk seperti rakun, saya mulai membangung ketertarikan untuk melihat acaranya, sampai iseng membuat beberapa “fanart”.
Titik-titik kecil ini mulai membangun rasa ketertarikan dan eksplorasi dalam dunia animasi dan ilustrasi Jepang, perlahan-lahan saya menemukan acara dan komik yang menggunakan gaya gambar yang saya sukai, beranjak dari BNA, saya mulai tertarik dalam mengulik dan mencari Manga dari koleksi komik yang dimiliki Ibu saya sejak lama, dari kumpulan komik-komik lama ini saya menemukan berbagai varian komik Jepang yang unik dan bagus, salah satunya adalah Akira, kemudian Gunsmith Cats. Pada tahun-tahun ini semua komik yang ditemukan hanya dikumpulkan dan dipajang di kamar saya, saya masih ragu-ragu untuk membacanya. Dari titik jeda ini saya mulai mencoba menonton acara anime lainnya, yaitu One-Punchman, sekali saya menonton satu acara, rasa ketertarikan ini mulai melonjak kemudian bercabang ke segala arah.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES230 To Facilitate
To Facilitate Dalam sebuah acara besar, contohnya seperti acara “Earth Hour” akan dan pasti melibatkan banyak orang dan panitianya sendiri biasanya mempunyai struktur dan sistem pengaturannya sendiri, salah satu peran yang dapat ditemukan dalam acara-acara ini adalah seorang fasilitator, peran seor…
SamBin10
AES229 Tahura 2023
Tahura 2023 Taman Tahura adalah sebuah situs sejarah dari jama penjajahan Belanda dan Jepang pada jaman Indonesia saat kemerdekaan, kedua gua yang dibangung di tempat yang sama, hanya berbeda periode dan tahun. Situs sejarah menandakannya sebuah peninggalan kuno, kadang kala aku sering mempertanyak…
SamBin00AES228 Ekspektasi Terlalu Jauh
Ekspektasi Terlalu Jauh Hari ini aku mencoba menantang diriku sendiri untuk melakukan 4 kegiatan yang berbeda dalam satu sesi kegiatan sekolah dari jam 7 pagi sampai jam 1 siang. Menantang diri sendiri melakukan yang cukup banyak dalam sehari itu cukup sulit, tetapi kadangkala pemikiran “sulit” itu…
SamBin00