AtomicEssay

AES227 Kukis Favorit

Andy Sutiosopenulis arsip2

OK, nyambung dengan esai saya sebelumnya (AES226) saya mau cerita tentang kukis favorit. Kukis ini buatan Vinca (mamanya Marcel, Linus, Jose, Flavi, Teresa dan Felno). Karena anak-anaknya Vinca bersekolah nyaris di semua jenjang, bisa jadi semua orangtua Smipa kenal sama Vinca. Tapi belum tentu kenal kukis buatan Vinca. 

Sejak pertama mencoba, saya langsung suka. Enak banget buat saya, tersedia dalam dua varian (manis dan asin), renyahnya juga pas. Judulnya Healthy Cookies, jadi juga sehat karena pilihan bahan-bahannya. Berbeda dengan kue-kue pabrikan, kita tidak pernah tau ada bahan kimia apa yang ditambahkan ke dalamnya. Apakah produsen pabrik peduli betul dengan kesehatan konsumennya, ya saya kira beda ya dengan apa yang dibuat untuk dinikmati oleh orang yang kita kenal secara dekat. 

Hal kedua yang saya suka - dan buat saya sangat penting adalah bagaimana saya bisa menikmati kukis enak tanpa harus membuang banyak kemasan, menghasilkan banyak sampah. Ini nilai tambah yang besar buat saya. Saat ini saya sudah ada di titik di mana makanan enak bisa jadi ga enak karena saya tahu makanan ini datang dengan kemasan berlebihan yang akhirnya harus dibuang dan menjadi sampah. Saya biasa dipinjami wadah oleh Vinca, yang kemudian bisa dikembalikan. 

Saya sudah lupa berapa kali saya pesan kukisnya Vinca. Selalu jadi teman saya bekerja - tidak lupa di periode rapotan. Kukisnya Vinca selalu jadi teman ngopi sambil saya menuntaskan pekerjaan-pekerjaan saya. Jadi tidak berlebihan kalau saya menyebutnya kukis favorit. Sejujurnya saya sudah tidak ingat kapan terakhir beli kukis di supermarket.

Kukis ini sekaligus menggaris-bawahi spirit warungsmipa. Produk yang dibuat sendiri, supaya bisa dinikmati oleh warga Smipa, dipasarkan di warungsmipa. Jadi boleh dibilang, kukis ini lokal banget. 

Oh iya, sebetulnya ada satu lagi kukis favorit saya selain buatan Vinca. Tentang ini nantikan di tulisan saya lainnya. Lalu saya juga mau coba bikin foto yang cukup bagus untuk mengilustrasi tulisan ini. Cover foto di atas saya ambil dari Photo by Amnah Mohammad from Pexels.Terima kasih banyak sudah membaca, semoga kabita. Silakan pesan kukis ini di warungsmipa.id melalui tautan ini

Komentar (1)

aadmin

Kukis Bu Vinca ini memang TOP banget...

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES758 Tujuh Ribu Saja

Ini hebatnya Indonesia. Sarapan saya pagi ini adalah nasi kuning di atas ini. Harganya Tujuh Ribu Rupiah - dan ini harga sarapan pagi di kota Bandung. Saya pikir ini salah satu keistimewaan kita di Indonesia. Hal-hal seperti jadi salah satu jadi faktor besar resiliensi masyarakat di Indonesia. Dide…

Andy Sutioso31
AtomicEssay

AES 1513 Antara Odading Dan AES

Sudah lama sekali saya tidak makan odading. Odading yang kalau di jawa sana kadang dinamai kue atau roti bantal, mungkin juga ada yang menyebut roti goreng walau seringnya roti goreng itu lebih padat seperti orang Okinawa menyebutnya Andagi. Eniwei, makanan jaman kecil saya ini kadang memang dikang…

joefelus22
AtomicEssay

AES 1463 Legumes

Distraksi terbaik bagi saya ketika banyak menghadapi berbagai situasi yang tidak menyenangkan adalah dengan memikirkan makanan! Haha.. sangat typical! Nah, masalahnya saya saat ini juga sedang menghadapi beberapa situasi problematik yang berkaitan dengan makanan dan sedang menjalani cara-cara pola…

joefelus10