AES23 Artblock
Artblock, sebuah fenomena dimana seorang seniman, contohnya saya sendiri, kehilangan motivasi atau keinginan atau inspirasi untuk menggambar atau berkarya. Fase ini lebih sering saya alami setelah saya memilih untuk meneruskan minat saya untuk menggambar digital dan tradisional, sebelumnya sendiri saya belum tahu nama fenomena ini, dan tidak merasa mengalami fenomenanya, melainkan saya menjadi lebih produktif membuat karya dan terus melatih, dari kelas 8, saya mulai meningkatkan keahlian menggambar tradisional saya, dari melatih keahlian menggambar, mencoba untuk membuat beberapa karya, utamanya menggambar hewan anthropomorfik, semua tahap dilalui dengan mudah, dari awalnya saya sempat kesulitan mendapat gambar yang saya anggap baik, setelah saya melihat beberapa contoh gambar lagi, hasil gambar menjadi berbeda, ditambah dari “artstyle” gambar yang digunakan oleh saya, berawal dari tahap setiap saya mencoba menggambar hewannya, hasil gambar relatif lebih realistis dan sangat mencontoh gambaran orang lain, hanya ditambahkan beberapa modifikasi, seperti detail muka, dan corak bulu di hewannya.
Memasuki kelas 9, fase ini saya menjadi lebih aktif untuk mencari sumber riset untuk latihan menggambar, ditambah dari melihat beberapa karya yang dibuat dari “Instagram dan dari Twitter”. Gambar-gambar yang saya lihat sangatlah bervariasi, setiap karya mempunyai “artstyle” unik, dari bentuk hewan yang digambar, ditambah ada yang membuat gambarnya dengan penerangan yang realistis, ditambah gambar hewan yang cukup realistis tetapi masih cukup kartunis. Dari kebanyakan karya yang dilihat, saya lebih tertarik untuk mencoba beberapa artstyle tersebut, saking banyaknya jenis, “artstyle” yang digunakan berubah-ubah sehingga saya sering “nge-blank”, dan lupa mau membuat apa, kemudian masuklah fase artblock. Fase ini pernah dialami sekali di SMP kelas 8, tetapi saya belum mengetahui namanya, hingga di kelas 9, frekuensinya menjadi lebih banyak, dan parah hingga dalam beberapa hari atau berminggu-minggu saya kehilangan ide dan motivasi untuk menggambar.
Untuk kasus yang saya alami, saya merasa takut, setiap sesudah saya melihat karya orang lain, selalu terselip di pikiran saya, sambil membandingkan karya yang dibuat oleh saya, bahwa karya yang dibuat oleh saya masih kurang terlihat bagus, karena kurangnya percaya diri, setiap saya melihat karya orang lain, saya merasa malu dan tidak puas, hasil yang dibuat dibandingkan referensinya mempunyai kualitas yang cukup jauh. Sejak ini setiap kali saya berusaha untuk mencari referensi gambar, ketakutan ini mulai kembali muncul, menjatuhkan motivasi dan ide saya untuk menggambar, sehingga saat ini saya kurang bisa mengapresiasi karya sendiri, demikian saya jarang sekali mempublikasikan karyanya, dengan alasan untuk merevisi gambar yang dibuat hingga hasilnya mempunyai kualitas yang mirip dengan referensi karya. Sampai saat ini, di KPB kelas 10, dan kelas 11, kadang-kadang saya masih mengalami ketakutan ini, terintimidasi oleh karya orang lain, meskipun karya yang digunakan adalah referensi gambar untuk melatih keahlian menggambar digital saya.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES230 To Facilitate
To Facilitate Dalam sebuah acara besar, contohnya seperti acara “Earth Hour” akan dan pasti melibatkan banyak orang dan panitianya sendiri biasanya mempunyai struktur dan sistem pengaturannya sendiri, salah satu peran yang dapat ditemukan dalam acara-acara ini adalah seorang fasilitator, peran seor…
SamBin10
AES229 Tahura 2023
Tahura 2023 Taman Tahura adalah sebuah situs sejarah dari jama penjajahan Belanda dan Jepang pada jaman Indonesia saat kemerdekaan, kedua gua yang dibangung di tempat yang sama, hanya berbeda periode dan tahun. Situs sejarah menandakannya sebuah peninggalan kuno, kadang kala aku sering mempertanyak…
SamBin00AES228 Ekspektasi Terlalu Jauh
Ekspektasi Terlalu Jauh Hari ini aku mencoba menantang diriku sendiri untuk melakukan 4 kegiatan yang berbeda dalam satu sesi kegiatan sekolah dari jam 7 pagi sampai jam 1 siang. Menantang diri sendiri melakukan yang cukup banyak dalam sehari itu cukup sulit, tetapi kadangkala pemikiran “sulit” itu…
SamBin00