AtomicEssay

AES237: Diriku yang Berbeda

haegenquinstonpenulis arsip4

Ketika kita, sebagai seorang individu, bisa peka terhadap lingkungan sekitar, peka terhadap perilaku diri, dan peka terhadap karakter hati diri. Maka kita bisa bilang, ia cukup bisa 'mengenal' dan melihat diri sendiri, melalui proses refleksi. Walau begitu, seseorang tidak bisa mengenal dirinya sendiri secara utuh dan sempurna, segala sesuatu pasti ada batasnya.

Mengenal diri sendiri juga bisa melalui orang lain. Pasti mereka juga punya pandangan, persepsi, bahkan insight mereka yang sangat bisa kita terima melalui percakapan. Sekaligus juga, pandangan mereka bisa menjadi cross-check bagi diri kita, apakah kita sudah melakukan refleksi dengan benar?

Dalam pengenalan diri, ada 4 buah jenis kategori. Yaitu known (diketahui oleh diri kita & orang lain), hidden secret (diketahui oleh diri kita tapi bukan oleh orang lain), blind spot (orang lain tahu, tapi bukan diri kita), dan unknown (tidak diketahui). Yang menarik bagiku adalah titik hidden secret & blind spot. Seharusnya, banyak dari kita memiliki titik-titik dan sifat yang berada dalam kategori tersebut.

Yaitu antara sesuatu yang kita simpan dalam-dalam & tidak diketahui oleh orang lain sama sekali, atau juga sifat yang orang lain tahu, namun kita tidak peka tentang keberadaan sifat tersebut. Misalnya, seseorang sepertiku, bisa saja menyimpan sifat perfeksionis namun tidak diungkapkan. Sebaliknya, mungkin saja aku memiliki kebiasaan postur tubuh yang kurang baik, yang orang lain sadari namun diriku tidak.

Nah, menurutku, diriku saat ini sudah sangat berbeda daripada dahulu, bahkan daripada semester lalu. Dalam diriku, ada sebuah energi ekstrovert yang muncul sesekali saja, yang tetap terdominasi oleh jiwa introvert. Dibandingkan beberapa bulan ataupun tahun lalu, dimana aku terikat dan selalu ingin menonton pertandingan basket setiap pagi (hari libur maupun saat kegiatan sekolah), saat ini aku merasa tidak lagi ingin selalu menonton basket, karena buang buang waktu. Tentu kecuali pertandingannya big match, aku memilih untuk melakukan kegiatan lain.

Sifatku ini berubah sejak tahun lalu, dimana Golden State Warriors mendapatkan juara. Kali itu, aku sudah merasa semua tujuan utama yang kuinginkan dalam pertandingan basket, sudah terpenuhi. Maka aku sudah tidak terlalu peduli lagi dengan hasil pertandingan regular season yang jumlah nya sangat banyak.

Aku juga saat ini bisa lebih peka terhadap sifat buruk diriku sendiri, yaitu kurang eksplorasi, mager & cepat menyerah terhadap sesuatu yang tidak aku sukai, kurangnya komitmen, dan tidak memiliki tujuan utama jelas. Tentu hal itu perlu kuubah, tidak mudah tapi bisa dilakukan dengan berjuang.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES154: Deep Thinking

Proses berpikir secara serius dan mendalam adalah peningkatan level dari proses berpikir biasanya. Aku baru saja menyadari hal tersebut karena pengalamanku akhir-akhir ini menunjukkan, ternyata aku tidak menggunakan 100% proses berpikir. Ceritanya, aku sedang melakukan les matematika bersama seoran…

haegenquinston11
AtomicEssay

AES146: Kepribadian

Dari sebuah tulisan essay, kepribadian seseorang bisa dilihat. Tulisan non formal bisa merupakan bentuk dimana seseorang mencurahkan perasaan atau sudut pandangnya. Bahkan kadang orang lain tidak bisa mengerti apa yang sedang kita tulis. Aku sendiri saja kadang bingung kalau disuruh membaca tulisan…

haegenquinston10
AtomicEssay

AES113: Omong Doang

Sejauh kehidupanku berjalan, ada beberapa (dan banyak sekali) orang orang yang kulihat, hanya bisa omong kosong aja namun realitanya tidak seperti itu. Ada yang cakep ngomongnya tetapi tidak terbuktikan di dunia nyata. Hal itu bisa menjadi salah satu yang bikin aku greget, kesal, hingga marah kalau…

haegenquinston21