AES239 Pentingnya Mengendalikan Emosi

Hari ini mau menuliskan tentang bagaimana pentingnya mengendalikan emosi. Lebih sering kita mendengar tentang bagaimana kita harus berpikir positif. Banyak yang bilang juga bahwa positif thinking dan kekuatan pikiran akan mendorong tercapainya harapan-harapan kita. Tapi ternyata ada satu hal penting yang terlewat, Emosi.
Saya mendengar ini dari Dandapani juga dari Joe Dispenza, tokoh-tokoh yang belakangan ini banyak saya ikuti. Kenapa Emosi? Penjelasannya begini. Ini sangat ilmiah kok. Pada dasarnya badan kita adalah sebuah pabrik kimia, karena segala sesuatu yang terjadi di dalam tubuh kita banyak sekali dikendalikan oleh berbagai kelenjar yang mensekresikan berbagai jenis hormon. Hormon inilah yang banyak mengatur bagaimana badan kita bekerja dan berfungsi. Sadhguru bilang, your body is a chemical factory. The only problem is whether you are a good CEO or a lousy CEO.
Yang mengendalikan produksi berbagai hormon adalah bukan pikiran, tapi emosi. Masalahnya pikiran dan emosi kita tidak selalu bekerja sinkron. Bisa saja kita berpikir positif, tapi emosi kita tidak selaras dengan apa yang kita pikirkan. Nah kalau begini keadaannya, ga ada yang akan terjadi. Joe Dispenza bilang kalau kita berpikir kita ingin sukses, tapi kita sendiri tidak antusias atau ragu-ragu bahkan cemas terhadap segala sesuatu yang bisa atau akan terjadi, dengan kata lain, kita tidak sungguh-sungguh menginginkan kesuksesan tersebut. We don't really want it.
Pikiran manusia memang sangat kuat, karena kita adalah human being - yang mestinya bisa mengontrol berbagai hal dalam diri kita. Empat dimensi utama dalam diri manusia yang sering disebut-sebut Sadhguru adalah Badan, Pikiran, Emosi dan Enerji. Empat dimensi ini perlu selalu ada dalam kendali kita - sepenuhnya, baru hidup kita akan ada dalam kendali kita. Harapan-harapan kita, apa yang kita inginkan bisa menjadi kenyataan. Syaratnya, keempatnya harus berada dalam kendali kita.
Singkatnya, pikiran positif tidak cukup, kita perlu membangun emosi diri kita juga dalam sebuah keselarasan - di dalam sebuah kesadaran yang utuh. Baru dari sinilah kita bisa melihat berbagai keajaiban terjadi, di mana harapan-harapan kita menjadi kenyataan.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES870 Meng-atas-i Pikiran
Sudah cukup lama mengamati bahwa entah kenapa semakin ke sini, semakin banyak orang yang bicara tentang over-thinking. Menarik. Tantangan berikutnya adalah memahami bagaimana pikiran manusia bekerja. Kenapa kita semua tidak berhasil mengelola, menata pikiran kita agar tidak berlebihan. Dari mana pi…

AES863 Penerimaan Diri
Masih dalam konteks Literasi Diri, lebih luas lagi dalam suasana Festival Literasi yang segera digelar di pekan depan. Festival memang perayaan bersama, sebuah peristiwa kolektif, tapi di sisi lain di sisi dalam diri, apakah kita masing-masing juga merayakan literasi diri kita. Merayakan, mensyukur…

AES848 Good Will Hunting : Shadow and Soul Mate
Malam kemarin saya menonton filem lama yang dibintangi dua aktor favorit saya, Robin Williams dan Matt Damon. Judul filemnya Good Will Hunting. Filem ini filem lama, dibuat tahun 1997. Pertama saya tonton sudah lama sekali, entah tahun berapa. Kemarin malam saya nonton lagi dengan apresiasi yang sa…
