AES255 Small Gesture Big Impact

Selalu dimulai dari tubuh. Diksi nada intonasi, mimik gestur cara. Karena perhatian dan persepsi selalu tertuju pada impresi lima detik pertama. Yang menjadi dasar perhitungan jarak relasi dan bentuk interaksi. Dari sensasi jadi sentimen.
Bagaimana cara mengelola insting dengan perhitungan, bagaimana cara menempatkan individualitas pada kewajaran sosial. Tidak lain adalah dengan cara meniru. Bagaimana cara memberi piring, bagaimana cara membawa pisau.
The way we do one thing is the way we do everything. Kebiasaan bertemu kebiasaan, saat tenang barulah menyerap pembelajaran. Oh, ternyata celetukan pertanyaan retoris "apaan sih?" atau "kenapa sih?" berdampak enggan jumpa setahun.
Ternyata cara mengoper tatakan gelas yang dilempar berdampak malas mendengar masukan. Ternyata cara mengangkat meja yang diseret berdampak merasa lelah untuk berusaha lebih peka. Inilah yang dinamakan inspirasi.
Demikian sehingga sangat mudah untuk mengembangkan diri. Karena bukti bahwa diri berkembang adalah lingkungan sekitar dan orang-orangnya yang semakin berkembang. Caranya hanya perlu dengan menyadari paragraf 3 & 4 sebagai dasar tindakan. Sekecil apapun? Justru semakin kecil, semakin apapun!
Small gesture, big impact. Bukankah yang menjadi dasar penilaian adalah impresi awal di 5 detik pertama. Bukankah yang menjadi hambatan besar adalah 6 detik keraguan mikro. Bukankah yang menyemangati atau mendemotivasi adalah 7 detik komentar sepaket diksi mimik gestur dan intonasi.
Komentar (1)
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES 514 Apa Yang Perlu Saya Lakukan?
Adalah pertanyaan yang lagi sering saya dengarkan berseliweran di udara, ini dapat jadi salah satu indikator ketakutan . Takut salah, misalnya. Bahkan dengan kemampuan sebesar apapun dan keterampilan semahir apapun, akan batal oleh ketakutan berbuat salah ini. Mirisnya, salah yang terjadi pun bisa…

AES513 Saksang Kapau, Kairos!
Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat
Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…


