AES269 Parkir di Pintu

Kalau sudah terlambat, apapun usaha untuk mempercepat malahan semakin menghambat. Kalau sudah terlambat, lebih baik ke pinggir dan mengikuti arus saja.
Seperti mengantri di pintu keluar parkiran, berhenti malah menghambat. Mempercepat malah semakin menghambat. Lagian, apa sih yang diinginkan dari keluar dari parkiran?
Selain daripada menemukan tempat parkir lain yang dianggap lebih nyaman. Yah, apapun yang namanya parkiran ya parkiran. Tempat parkir.
Memang, seringkali kita keluar dari parkiran yang satu hanya untuk berhenti dan parkir di tempat lain. Jadi keingat tulisan di pagar depan, mohon tidak parkir di depan pintu.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES 514 Apa Yang Perlu Saya Lakukan?
Adalah pertanyaan yang lagi sering saya dengarkan berseliweran di udara, ini dapat jadi salah satu indikator ketakutan . Takut salah, misalnya. Bahkan dengan kemampuan sebesar apapun dan keterampilan semahir apapun, akan batal oleh ketakutan berbuat salah ini. Mirisnya, salah yang terjadi pun bisa…

AES513 Saksang Kapau, Kairos!
Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat
Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

