AES292 Gas Rem

Gas rem gas rem, bawa skuter metik tidak semudah itu. Ada tempo yang berubah, ada ritme yang berbeda.
Seperti mengukur jarak stop and go. Kalau motor manual bisa rem di saat stop dan gas di waktu go, dengan tundaan minimal.
Tundaan maksudnya, durasi dari ngegas sampai motor bisa jalan. Kalau skutik, saat ngegas jedanya lebih lama dari manual.
Ritme motor manual kalau ketemu polisi tidur kira-kira begini. Rem-stop-gas-go. Nah kalau skutik, rem-stop-gas-getar mesin sampai ke kepala-baru deh bisa go.
Karena terbiasa dengan motor manual, jadinya ritme mengendarai skutiknya perlu diubah. Lihat polisi tidur-lepas gas pencet rem-stop sambil putar gas.
Lepas rem putar gas. Tundaan berkurang setengah detik. Lumayan. Ohiya, ini baru soal respon mesin. Belum soal peredaman suspensi roda.
Yang salah timing, bisa bikin mengendarai motor serasa menumpang gerobak angkutan barang. Getarannya seperti bisa bikin gegar otak.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES 514 Apa Yang Perlu Saya Lakukan?
Adalah pertanyaan yang lagi sering saya dengarkan berseliweran di udara, ini dapat jadi salah satu indikator ketakutan . Takut salah, misalnya. Bahkan dengan kemampuan sebesar apapun dan keterampilan semahir apapun, akan batal oleh ketakutan berbuat salah ini. Mirisnya, salah yang terjadi pun bisa…

AES513 Saksang Kapau, Kairos!
Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat
Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

