AtomicEssay

AES298 Words of Wisdom from Chief Oren Lyons

Andy Sutiosopenulis arsip2

Kalau ada yang membaca beberapa tulisan saya, saya memang tumbuh bersama buku-buku Karl May, bersama tokoh-tokoh seperti Old Shatterhand, Old Firehand dan Winnetou, ketua suku Apache. Mereka yang di dalam kisahnya hidup di dalam era perubahan yang besar di mana orang-orang kulit putih merambah pedalaman Amerika untuk mencari emas dan perak, membangun jalan kereta api menembus benua Amerika, di tengah padang savana dan gunung-gunung berpuncak salju, berhadapan dengan kawanan bison dan beruang Grizzly... Kisah-kisah yang memenuhi ruang imajinasi saya saat dulu saya masih kecil. Buku-bukunya masih saya simpan sampai sekarang, kertasnya sudah berwarna coklat, tapi ini salah satu harta saya yang paling berharga. 

Karenanya kehidupan suku indian (Native Americans) sangat memengaruhi cara berpikir saya. Mungkin karena kedekatan kehidupan mereka dengan alam, kehidupan tribalnya yang menurut saya keren banget dan spiritualitas yang sangat mendalam dalam setiap sendi kehidupan mereka. Mungkin mereka tidak beragama, tapi mereka sangat-sangat spiritual. Sampai sekarang saya masih mencoba mengikuti pemikiran-pemikiran tokoh2 Native American yang ternyata semakin relevan terhadap kehidupan modern saat ini. Kebijakan mereka memang teruji oleh waktu. Wisdom yang ternyata tidak lekang oleh waktu bahkan teruji terus kebenarannya walaupun jaman terus berubah. 

Di bawah ini video yang belum lama ini saya saksikan. Chief Oren Lyons (Faith-Keeper of the Turtle Clans) berbicara tentang masa depan dan bagaimana kita harus mengubah banyak hal. We can not afford to do business as usual. Saya bersepakat dengan beliau, di tengah perubahan dramatis di dalam peradaban manusia hari ini, kita perlu menuliskan narasi baru yang lebih berdasarkan kesadaran. Berpijak di atas kesadaran kolektif yang baru. Kita memang tidak punya banyak pilihan. Kita tidak punya banyak waktu. Pilihan kita adalah berubah atau kita yang ikut hancur dilanda arus peradaban - yang memang menuju kehancuran. Bukti-buktinya sudah demikian banyak. Pandemi, Perubahan Iklim, Perang dan lain sebagainya. 

Photo by Ron Lach from Pexels

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES954 Tentang Upacara Bendera

"Kak, kenapa upacara bendera di Smipa hanya setiap tanggal 17?", 3 orang teman yang baru beranjak menginjak jenjang SMP di kelas 7 bertanya kepada saya. Pertanyaan saya kembalikan kepada mereka. Menurut kamu kenapa? Felno bilang, "Iya kan kak tanggal 17 itu kan tanggal peringatan hari kemerdekaan I…

Andy Sutioso00
AtomicEssay

AES953 Ngertakeun Bumi Lamba

Beberapa waktu lalu, seorang rekan tukar pikiran terkait forum NgoBrAS, @gunawan-muhtar membagikan info tentang kegiatan upacara adat yang akan diselenggarakan. Dari judul kegiatannya saja, upacara adat adalah sesuatu yang sudah sangat langka di jaman sekarang ini. Diselenggarakan di Gunung Tangkub…

Andy Sutioso00