AES309 Memahami Lebih Utuh

Baru saja mencermati beberapa buku AES yang sedang dalam proses penyusunan. Beberapa buku kami rencanakan untuk membahas topik tertentu. Buku pertama AES, misalnya adalah tentang Literasi. Buku ini disusun sebagai sebuah Antologi Tematik tentang Literasi. Jadi berbagai pandangan tentang Literasi yang datang dari berbagai sudut pandang penulisnya dikumpulkan di sebuah buku. Contoh lainnya adalah buku tentang Waktu (dalam rencana) yang akan jadi salah satu kompilasi tulisan penulis-penulis AES yang menulis tentang waktu. Buku ini juga akan jadi buku yang menarik karena hadir dari sekian banyak pemahaman dan pemaknaan penulis AES tentang waktu.
Terkait judul di atas, buku-buku semacam ini menjadi sumber pemahaman yang lebih utuh, lebih komprehensif tentang suatu tema atau topik tertentu. Ini sebetulnya keren banget. Dalam pengamatan saya, seringkali kita semua hanya berpijak pada satu atau dua sudut pandang saja untuk memahami sesuatu. Tentunya ini jadi perspektif yang sangat sempit, sangat terbatas. Sebagai contoh sejak mengenalkan AES kepada beberapa rekan, kakak dan orangtua, seringkali hanya muncul satu atau dua pandangan terhadap AES - tapi ya itu tadi tidak utuh. Saat merangkai berbagai tulisan dengan topik yang sama saya mulai merasakan betapa buku AES yang merangkai tulisan-tulisan tematik ini jadi sebuah kekuatan tersendiri.
Bayangkan apabila lebih banyak warga Smipa yang menyumbangkan sudut pandang dan pemikirannya. Bukankah ini jadi bahan belajar yang luar biasa. Kita semua lebih terbuka pandangan dan pemahaman banyak orang terhadap berbagai hal - bersumber dari wawasan, pengalaman, pemaknaan dan penghayatan yang disumbangkan. Ini juga jadi narasi kolektif tentang berbagai topik yang kita kontribusikan bersama. Hal ini ada dan bisa kita dapatkan dari Atomic Essay Smipa. Jadi ya, ini tulisan ini jadi satu sudut pandang lagi tentang Atomic Essay Smipa - yang tulisannya akan terus kita bukukan dalam berbagai buku-buku kecil. Semoga tulisan ini juga membantu menggenapi pemahaman kita semua dan lebih jauh lagi memotivasi warga smipa untuk ikut menulis di AES. Semoga.
Photo by Jess Bailey Designs from Pexels
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES365 Satu Tahun Perjalanan AES
Memilih topik hari ini tidak sulit, karena ini momen istimewa buat Semi Palar - juga buat saya pribadi, kemarin kita semua melalui proses satu tahun kita menulis bersama di Ririungan ini. Dari catatan terakhir, ada 61 penulis AES. Baru sebagian kecil dari kita warga Semi Palar - yang memberanikan d…
Andy Sutioso102
AES348 Mencoba Belajar dari AES
Mencoba menulis malam ini kok ga ada ide, isi kepala ganti-ganti melulu, pikiran agak ga keruan. Terpikir untuk waktu hening dulu, tapi hari sudah larut malam, lalu ya mencoba resep manjur: mulailah menulis walaupun tidak tau mau menulis apa. Oke, mari mulai. Petang tadi saya menginfokan kepada tem…
Andy Sutioso101
AES299 1, 01 atau 001?
Kali ini mau menulis esai ringan tentang angka satu. Kenapa angka satu? Karena saat mulai menulis Atomic Essay, para penulis di Ririungan pasti akan memulai dengan angka satu. Menariknya, bagaimana setiap individu menuliskan angka satu sebagai kode AES ternyata berbeda-beda. Ada yang hanya menulis…