AES328 Kebodohan Kita Adalah

Terlalu pintar. Sehingga merasionalisasi semuanya, sehingga menganalisis segalanya. Dengan beragam cara yang berbeda, apapun juga itu analisis.
Mengupas dan terus mengupas, hingga kupasannya itu pun dikupas juga. Mencabangkan dan mempercabangkan, hingga cabangnya itu bercabang-cabang juga.
Rasionalitas mengupas emosionalitas. Rasionalitas mempercabangkan emosionalitas. Sintesis dibuang, analisis diagungkan. Jelas, tidak akan pernah ada kebersatuan.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES 514 Apa Yang Perlu Saya Lakukan?
Adalah pertanyaan yang lagi sering saya dengarkan berseliweran di udara, ini dapat jadi salah satu indikator ketakutan . Takut salah, misalnya. Bahkan dengan kemampuan sebesar apapun dan keterampilan semahir apapun, akan batal oleh ketakutan berbuat salah ini. Mirisnya, salah yang terjadi pun bisa…

AES513 Saksang Kapau, Kairos!
Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat
Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

