AES329 Jadinya Oportunis
Kebersamaan bukan kesamaan. Persamaan bukan penyamaan. Jadi ingat pengalaman menjadi sosok yang masih muda itu dulu. Yang selalu berkata, “koneksi melampaui koreksi.”
Katanya itu betul, karena ia selalu berkata demikian sambil tidak melakukannya. Seperti yang katanya iya akan dilakukan, nyatanya tidak dilaksanakan. Seperti yang katanya besok diselesaikan, nyatanya tidak ditepati sampai sekarang.
Betapa kepintarannya mengoreksi, membuatnya jadi bodoh kehilangan koneksi. Betapa kepintarannya berkata membuatnya bodoh tak berkarya. Betapa kepintarannya menganalisis membuatnya bodoh tidak mensintesis. Jadinya, oportunis.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES 514 Apa Yang Perlu Saya Lakukan?
Adalah pertanyaan yang lagi sering saya dengarkan berseliweran di udara, ini dapat jadi salah satu indikator ketakutan . Takut salah, misalnya. Bahkan dengan kemampuan sebesar apapun dan keterampilan semahir apapun, akan batal oleh ketakutan berbuat salah ini. Mirisnya, salah yang terjadi pun bisa…

AES513 Saksang Kapau, Kairos!
Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat
Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

