AES330 Pencerahan
Lihat video soal pencerahan dan hubungannya dengan aktivitas otak. Katanya, kondisi tercerahkan itu adalah aktivasi otak limbik. Terutama hipotalamus dan amigdala.
Dari hasil penelitian, kondisi biologis macam ini erat kaitannya dengan kelegaan. Dengan penyingkapan yang disadari. Dengan terselesaikannya permasalahan.
Penyingkapan yang disadari itu digambarkan seperti seseorang yang rabun, begitu memakai alat bantu berupa kacamata seketika semuanya jelas. Ada penemuan akan hal yang tadinya tidak terlihat menjadi jelas terlihat.
Jadi bukan soal hal baru, malahan soal pengalaman baru. Bukan sekadar baru, justru yang melampaui pengalaman lama. Yang ada, sudah ada, dan selalu ada. Terlihat sekarang setelah selama ini tidak jelas namun terasa.
Bisa jadi, syarat untuk mencapai pencerahan adalah dengan mengalami persoalan dahulu. Terjebak dalam ketidak jelasan dahulu. Terlibat dengan apa yang ada dahulu. Kalau tidak demikian, apa yang dilampaui?
Kondisi tidak ada apa-apa perlu dilampaui bukan dengan mengadakan apa-apa. Justru dengan menjadikan ketidak adaan apa-apa itu sebagai suatu apa. Kemudian melampaui apa itu dengan bagaimana. Nah, bagaimana?
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES 514 Apa Yang Perlu Saya Lakukan?
Adalah pertanyaan yang lagi sering saya dengarkan berseliweran di udara, ini dapat jadi salah satu indikator ketakutan . Takut salah, misalnya. Bahkan dengan kemampuan sebesar apapun dan keterampilan semahir apapun, akan batal oleh ketakutan berbuat salah ini. Mirisnya, salah yang terjadi pun bisa…

AES513 Saksang Kapau, Kairos!
Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat
Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

