AES39 Slow Down! and Enjoy!

“Don’t miss all the beautiful colors of the rainbow looking for that pot of gold.” ~Unknown
Saya merasakan bahwa waktu berjalan lebih cepat dari biasanya, rasanya baru terbangun dari tidur, sudah akan tidur lagi.
Ada sebuah teori yang mengatakan, bahwa ketika masih muda, kita memiliki banyak pengalaman baru. Pengalaman baru ini akan saling berkaitan menciptakan sebuah memori di dalam otak kita. Seiring bertambahnya usia, tidak akan ada lagi pengalaman baru yang membuatnya menjadi kenangan yang unik. Semua merupakan hasil olahan informasi yang sudah tersimpan cukup lama.
Saya ingin berusaha menepis teori tersebut, bahwa sebetulnya berapapun usia kita, otak kita masih dapat merasakan pengalaman baru tersebut. Misalnya ketika kita mendapat informasi atau pengalaman baru, kita akan berusaha fokus dan menghadirkan diri secara utuh di waktu tersebut. Tidak memikirkan masa lalu maupun masa depan, kita memikirkan apa yang terjadi sekarang.
Ketika kita mampu untuk fokus dan hidup pada saat ini (being present), kita dapat menghadirkan diri dan memaknai hidup kita dengan lebih utuh. Tidak peduli berapapun usia kita, apapun yang kita lakukan akan terasa seperti pengalaman pertama yang unik.
Pertanyaannya adalah, berapa kali dalam hidup, kita menghadirkan diri pada saat ini secara utuh? Saya sih masih kesulitan… Dengan banyaknya pikiran yang lalu-lalang, perasaan yang masih tidak karuan, pekerjaan yang harus dilakukan, harus bertemu banyak orang. Jauh dari kata fokus.
Saya paham pentingnya waktu jeda, memberi waktu untuk berdiam sejenak dan menikmati setiap momen hidup. Sejenak hening mungkin bisa dilakukan, tapi kemudian selalu kembali pada kesibukan dan segala macam distraksinya.
Perspektif kita menentukan bagaimana kita melihat dan menilai segala sesuatu dalam hidup. Seiring dengan bertambahnya usia, perspektif kita terhadap hidup juga dapat berubah. Akhir-akhir ini justru semakin bertambah hal-hal yang mengingatkan saya pada ‘hal yang paling penting dalam hidup’.
Saya yang berusia kepala tiga ini akan mengatakan kepada seseorang yang berusia kepala dua, “enjoy every moment in life”. Rangkai pengalaman-pengalaman baru yang menyenangkan dan bermakna, hadirkan diri secara utuh untuk mencoba hidup di saat ini.
Ada dua hal penting menurut saya selain kita harus menghadirkan diri secara utuh pada saat ini, yaitu bersyukur atas setiap detik hidup yang diberikan, dan memilih untuk selalu bahagia.
Karena, terkadang kita lupa bahwa hidup tidak serta merta harus sempurna… Hidup bukan perlombaan, tidak perlu terburu-buru, dan nikmati setiap prosesnya…
Slow down, and fully enjoy this moment…
Salam,
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES38 Sedang Ingin Berpuisi
Tentang rasa yang tak lagi sama Gerak semesta merubah karsa Mendorong jiwa dalam upaya Kenali kehendak cipta Laku kata membias makna Tak usah resah pada lara Teduh mata memeluk raga Membasuh lelah diantara luka Jejak bisu temani perjalanan hati Jatuh termakan buai mimpi Atau melambung diterjang pua…

AES277 Now’s The Time
If a poem you would write, Now's the time! Ne'er was epic yet or sonnet Captured but by leaping on it; Pegasus depend upon it, Knows his time. If you have a task to do, Now's the time! Now, while you've a notion to it; Now, while zeal will help you do it; Or in shame you'll hobble through it, Out o…

AES269 Bergegas Mengikuti Perubahan
Pandemi menghadirkan disrupsi, padahal roda perubahan sudah berdekade lamanya bergulir sangat cepat. Demikian cepatnya sehingga sulit bagi manusia untuk memahami dan memaknai perubahan yang ada. Karenanya apa yang dihasilkan perubahan ini adalah kekacauan demi kekacauan, karena manusia gagal memaha…

