AES40 Artstyle Menggambar
Dalam dunia menggambar, terdapat berbagai jenis kreasi gambar, dari bentuk, gaya gambar, utamanya secara sisi fisik visualnya, biasanya digunakan untuk membedakan setiap variasi gambar yang dibuat oleh setiap seniman digital mau pun konvensional. Sekarang sejak saya menginjak dunia menggambar yang lebih serius dan menantang, dengan tingkat gambar yang berbeda, karena di saat ini saya menggambar untuk menggapai karier saya sebagai seniman digital/konvensional dalam membuat komik atau “concept art”, tetapi untuk sekarang saya masih masuk di tahap latihan, maka hobi menggambar ini saya dijadikan sebuah prioritas yang besar, meski serius, saya menjadikan menggambar sebagai kesenangan terbesar dari saya sendiri.
Menggambar sebuah karakter atau benda tertentu akan memerlukan keahlian, sehingga menghasilkan gambar yang mirip dengan benda yang digunakan sebagai contoh gambar, dalam momen ini pastinya seorang seniman diminta untuk menggambarkannya semirip mungkin dari bentuk, pewarnaan, penebalan dan dari sisi “shading”. Tetapi nantinya dari sisi pendidikan untuk masuk dalam tingkat yang lebih besar, untuk masuk perkuliahan, keahlian yang diperlukan adalah pehamaman keahlian menggambar terlebih dahulu, tetapi setelah melewati fase ini, yang menjadi junjungan tinggi adalah keunikan dan sisi kreatifitas gambar, salah satu unsurnya adalah “artstyle”, yang memberikan kesan pembeda daripada jenis gambar lainnya.
Untuk mendapatkan sebuah “artstyle”, seorang seniman harus membuka pikirannya, sehingga bisa lebih memahami semua “artstyle” yang digunakan oleh para seniman lainnya, mau dari digital atau konvensional. Contohnya sendiri adalah saya, seorang pelajar yang meminati dan berkeahlian dalam menggambar digital, dalam fase latihan yang dialami, saya sebelumnya berawal dengan terinspirasi dari 1 seniman digital, tetapi rasa penasaran dan ketertarikan muncul tepat setelah saya melihat seniman lainnya, dengan variasi dan gaya gambar yang lebih unik, saking banyaknya jenis gaya gambar, dicobalah hampir semua gaya gambarnya, alhasil menciptakan beberapa gambaran yang mempunyai “artstyle” yang berbeda, tetapi dibalik ini saya merasa “conflicted”, karena saya ingin membuat karya yang berbeda dengan karya orang lain, menjadi unik diantara semua seniman.
Setelah saya melakukan mentoring dan menonton beberapa video yang direkomendasikan mentor proyek mandiri saya, Kak Sweta, saya menemukan bahwa untuk yang baru belajar atau masih dalam masa belajar menggambar, utamanya mempelajari “artstyle” gambar, masih wajar jika mempunyai berbagai “interest” dengan berbagai gaya gambar, atau mencoba menggambarnya, sesuai dari gaya gambar yang dijadikan referensi, tetapi selama proses ini jangan terlalu memikirkan untuk menjadi unik, karena selama belajar gambar dari karya orang lain, tentunya selama berjalannya waktu, akan muncul momen dimana tanpa sadar sudah mempunyai sebuah gaya gambar, untuk cara belajarnya sendiri yaitu dengan mencoba menggambar “artstyle”, yang dianggap menarik, dengan mengumpulkan pengalaman menggambar berbagai gaya gambar, kita dapat menciptakan “artstyle” yang kita anggap unik dan identikal dengan diri kita sendiri.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES230 To Facilitate
To Facilitate Dalam sebuah acara besar, contohnya seperti acara “Earth Hour” akan dan pasti melibatkan banyak orang dan panitianya sendiri biasanya mempunyai struktur dan sistem pengaturannya sendiri, salah satu peran yang dapat ditemukan dalam acara-acara ini adalah seorang fasilitator, peran seor…
SamBin10
AES229 Tahura 2023
Tahura 2023 Taman Tahura adalah sebuah situs sejarah dari jama penjajahan Belanda dan Jepang pada jaman Indonesia saat kemerdekaan, kedua gua yang dibangung di tempat yang sama, hanya berbeda periode dan tahun. Situs sejarah menandakannya sebuah peninggalan kuno, kadang kala aku sering mempertanyak…
SamBin00AES228 Ekspektasi Terlalu Jauh
Ekspektasi Terlalu Jauh Hari ini aku mencoba menantang diriku sendiri untuk melakukan 4 kegiatan yang berbeda dalam satu sesi kegiatan sekolah dari jam 7 pagi sampai jam 1 siang. Menantang diri sendiri melakukan yang cukup banyak dalam sehari itu cukup sulit, tetapi kadangkala pemikiran “sulit” itu…
SamBin00