AES417 Selapis Demi Selapis Lama-lama Habis

Menyiapkan susu segar segelas untuk dinikmati dan dicerna nutrisinya, eh ada setitik kotoran di lapisan atas. Ambil saja setitik itu dengan celupan jari telunjuk dan memang kotoran setitik itu melekat pada jari, angkat dan buang. Eh baru sadar kalau telunjuk ini belum dibilas setelah menulis dengan pena, lapisan atas susu tadi jadi ada sebercak tinta.
Kemudian mengambil sendok untuk mengupas lapisan atas susu tadi, menyendok semua bercak dan lapisan yang terkontaminasi itu dan membuangnya. Eh baru sadar kalau sendok itu belum dibilas setelah dipergunakan mengambil minyak untuk goreng telur, lapisan atas susu jadi ada selapis minyak.
Akhirnya menyiapkan sendok baru, juga kain lap untuk membersihkan sendok sebelum dicelupkan ke segelas susu ini. Setelah dipastikan bersih dan bahkan dilap, sendok dipakai untuk mengangkat lapisan susu terkontaminasi minyak goreng tadi dan membuangnya lagi.
Eh baru sadar kalau lapnya adalah lap lama yang belum dicuci. Lagi-lagi lapisan atas kotor dan terkontaminasi, tidak murni seperti yang diharapkan dalam imajinasi dan tidak ideal seperti yang dibayangkan. Meneguk kesegaran susu murni tertunda membersihkannya selapis demi selapis.
Lama-lama habis, terbuang malahan bukannya terminum. Selalu lapisan atas terkontaminasi bahkan oleh udara sekitar, kemudian oleh kulit kering dari muka yang jatuh ke dalamnya, dan selalu kena di lapisan atasnya. Lapisan bawahnya kan terlindungi lapisan atas, eh sebentar. Kalau lapisan atas dibuang, lapisan bawahnya kan yang jadi lapisan atas.
Dibersihkan selapis demi selapis ya lama-lama habis tak termanfaatkan, sibuk membersihkan tak sempat meminumnya. Akhirnya ganti saja susu itu dengan susu baru di gelas baru. Dari penampakan sudah indah, dari aroma sudah mantap, dari rasa marilah diseruput, dan eeeehhh koq ada setitik kotoran di lapisan atas!?
Lanjut kembali ke paragraf pertama, kalimat kedua.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES 514 Apa Yang Perlu Saya Lakukan?
Adalah pertanyaan yang lagi sering saya dengarkan berseliweran di udara, ini dapat jadi salah satu indikator ketakutan . Takut salah, misalnya. Bahkan dengan kemampuan sebesar apapun dan keterampilan semahir apapun, akan batal oleh ketakutan berbuat salah ini. Mirisnya, salah yang terjadi pun bisa…

AES513 Saksang Kapau, Kairos!
Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat
Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

