AES45 Hak Mengajar?

"Kita yang berprofesi sebagai guru/fasilitator memang memiliki wewenang mengajar yang diberikan oleh lembaga, tetapi hak mengajar diberikan oleh murid kepada kita."
Pernyataan Bu Karlina Supelli dalam wawancara bersama Gita Wirjawan ini terngiang dan tak selesai dalam 1x siklus berpikir yang spontan melahirkan: "Ooh, iya juga, ya!" Lebih daripada itu. Pernyataan ini mengajakku tur dan singgah pada setiap kejadian bersama teman-teman mungilku. Dari pernyataan, muncul pertanyaan. Sudahkah aku mendapat "hak mengajar" mereka pribadi lepas pribadi? Tur berpindah dari momen kebersamaan, kepada wajah-wajah teman mungilku yang menatap tepat pada kedua mataku. Haru, teramat haru kurasakan. Perasaan cinta membuncah di perutku bersama miliaran kupu-kupu. Bayangan suasana pagi ketika memeluk dan mengusap kepala mereka hadir begitu lembut dan sejuk menghembus.
Apakah ini yg dimaksud kak Leo dengan murid yang memilih guru, bukan sebaliknya. Sepakat! Tapi kata kak Leo lagi, guru ada ketika muridnya sudah siap. Sekali lagi, pertanyaan meletup-letup di langit batinku. Memecah cakrawala prasangka yang membanggakan diri menjadi guru. Apakah kita sudah mendapat hak mengajar? Sekaligus semakin kusadari dan kuyakini, bahwa memang teman-teman mungilkulah yang menjadi guru bagiku.
Komentar (2)
Nyambung sama ini ya ka Mamat.
Nyambung banget kak Andy. Jadi diajak lebih menyadari, ketika dinamika terjadi pada anak. Atau ada yang menurun pada proses anak, jangan-jangan "hak mengajar" sedang tidak/belum diberikan kepada kakak.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES46 Sukarela Belajar Sukarela #hakmengajar2
Menyambung cerita sebelumnya mengenai hak mengajar yang diberikan murid kepada guru. Sehingga guru bukan hanya merasa punya wewenang mengajar yang memang diberikan lembaga kepadanya. Kemudian lupa bahwa mengajar tidak bisa berdiri sendiri, harus ada yang "diajar" atau belajar dari proses mengajar.…

AES942 Holistic Science
Pertama kali mendengar kata holistik (holistic) disandingkan dengan kata lain di belakangnya, seingat saya di sekitar tahun 2005-an. Saat awal kami merintis Rumah Belajar Semi Palar - waktu itu masih mengontrak satu rumah di Jalan Terusan Karang TIneung, karena lokasi saat itu Semi Palar masih beru…

AES935 Dialog Batin : Akar Perwujudan Kehidupan Manusia
John Dewey bilang, Pendidikan adalah Kehidupan itu Sendiri. Dalam konteks itulah, kita perlu berupaya memahami apa yang disebut dengan manusia seutuhnya dalam konteks kehidupannya yang sejati, tentunya dalam pemaknaannya yang paling fundamental. Manusia sejatinya adalah makhluk spiritual. Hal ini t…
