AES475 Melawan Alasan

Melawan alasan tidak berguna kecuali menikmatinya, makanya lebih efisien diterima saja. Apapun alasannya, silakan karena apapun adalah alasan. Kenyataannya, yang ada ya ada - yang gak ada ya gak ada.
Terlalu mengerti jadi enggan memperbarui, karena proyeksi dirasa seperti sudah jadi. Saya merasa tidak perlu karena saya merasa sudah mampu, kalau itu nanti terjadi. Ah, nanti itu kan tidak ada.
Hanya ada sekarang, selalu, dan sekarang sesekarang sekarangnya. Ntar ntar jadi terlantar, nanti nanti malah gak jadi. Saat ini menjadi repetisi tra da isi. Ini bukan soal zona nyaman, ini hanya soal ketidak baruan saja, usang.
Melawan alasan, tidak berguna karena hanya meributkan proyeksi yang tidak ada di saat ini. Lebih efisien untuk menerimanya dan mempersingkat kesia-siaan. Kemudian mengalirkan daya kepadanya yang menolak usang. Shu-Ha-Ri.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES 514 Apa Yang Perlu Saya Lakukan?
Adalah pertanyaan yang lagi sering saya dengarkan berseliweran di udara, ini dapat jadi salah satu indikator ketakutan . Takut salah, misalnya. Bahkan dengan kemampuan sebesar apapun dan keterampilan semahir apapun, akan batal oleh ketakutan berbuat salah ini. Mirisnya, salah yang terjadi pun bisa…

AES513 Saksang Kapau, Kairos!
Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat
Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

