AtomicEssay

AES478 Pendidikan yang Terlalu Ideal

Andy Sutiosopenulis arsip2

Tulisan ini terpantik dari obrolan keselarasan dengan salah satu rekan orangtua yang akan mendaftarkan putranya ke Semi Palar. Kakaknya sudah lebih dahulu berproses di Smipa. Jadi rekan orangtua ini sudah cukup tau sebetulnya seluk beluk proses belajar di Semi Palar lewat kakaknya. Bagi orangtua yang sudah bergabung lebih dulu obrolan keselarasan ini biasanya lebih bergeser pada pengalaman mendampingi dan bagaimana proses belajar yang dijalani oleh kakaknya. 

Sebagai salah satu sekolah yang pendekatannya belajarnya cukup berbeda, satu pertanyaan yang diajukan adalah hal apa yang menjadi kekhawatiran  orangtua dengan menyekolahkan anaknya di Smipa. Jawaban yang muncul bagi saya agak di luar dugaan : "Khawatir pendidikan di Smipa menjadi terlalu ideal". Wah, pertanyaan ini tidak pernah terpikirkan oleh saya. Setelah digali, ternyata intinya ada kekhawatiran bahwa anak-anak di Smipa steril dari segala situasi yang ada di luar sana. Hmm, Bisa dipahami, walaupun sebetulnya kami merancang kurikulum jauh dari tujuan mensterilkan anak-anak dari situasi sulit, konflik, tantangan dan lain sebagainya. Di jenjang SD kecil, memang betul, tahapan belajarnya adalah Kesenangan Belajar, jadi mungkin hal-hal itu tidak terlalu banyak ditemui. 

Tapi di jenjang SD, SMP dan KPB, tahapan belajar yang menggaris-bawahi Pemahaman, Kemandirian dan Kebermanfaatan Belajar jauh dari situasi tanpa konflik itu. Kakak-kakak berusaha memberikan berbagai tantangan dan kesulitan ke alam pembelajaran mereka. Salah satu yang jadi kunci adalah persentuhan anak-anak dengan situasi di luar kelas. Jadi mereka tahu betul apa dan bagaimana realita di masyarakat. Bukan lagi drama-drama atau konflik di kelas yang sering terjadi di sekolah-sekolah konvensional, anak-anak di Smipa justru sangat bersentuhan dengan banyak sisi kehidupan nyata di masyarakat. Hal ini mulai dibangun di SD dan sangat nyata dirasakan di SMP - melalui Nyaba Lembur, Perjalanan Besar dan Ekspedisi Kampung Adat. Di KPB, anak-anak malah berhadapan dengan situasi nyata di masyarakat. Tidak banyak yang tahu bahwa di dalam berbagai petualangannya, anak-anak KPB bahkan pernah berhadapan dengan preman di pasar. Jadi tantangannya berbeda ya dengan apa yang dihadapi dengan anak-anak di sekolah lain. 

Belum lama ini seorang kakak bertanya kepada alumni SMP yang berkunjung ke Smipa. "Gimana kamu di sekolah baru?". Jawab mereka, "Yaa begitulah kak, pelajaran OK, pertemanan mah banyak drama.... Bedanya drama yang di SMA sekarang ini udah kita alami waktu di K-8". Wah menarik ya. Jadi di Smipa mereka bukan tanpa konflik, tapi mereka berhadapan dengan situasi yang sama di tahapan yang berbeda - dan mereka sepertinya sudah bisa mengatasinya. Kalau jadinya anak-anak Smipa seperti lebih dewasa, ya mungkin ini buah dari proses yang dijalani di Smipa.  

Pendidikan Holistik memang sejak awal dirancang dalam bingkai idealisme. Semi Palar memang berangkat dari pertanyaan "Kalau kita bikin sekolah yang menurut kita ideal, sekolah itu bakal seperti apa?" Gagasan-gagasan itulah yang kemudian kita rangkai dan akhirnya mewujud jadi Rumah Belajar yang saat ini kita hidup hari demi hari. 

Oh iya, bicara tentang pendidikan yang ideal, saya jadi teringat satu video keren - diskusi antara Sadhguru dan Sir Ken Robinson, keduanya praktisi pendidikan - dari tradisi timur dan barat... East meets West... Kalau dikombinasikan, ya jadilah pendidikan yang ideal. Bagi saya pendidikan memang harus ideal, dan idealnya pendidikan holistik justru harus mengintegrasikan berbagai situasi sulit, tantangan dan konflik. Salam. 

[jrEmbed module="jrYouTube" id="8"] 

Photo by Dids: https://www.pexels.com/photo/persons-hand-on-white-wall-3966856/

Komentar (1)

Mega

Untuk mengetahui sperti apa persentuhan langsung anak2 Smipa dgn masyarakat di luar sana, bisa dibaca di buku2 kisah perjalanan besar anak kelas 8. Dan yg paling baru, masih bisa dibeli krn baru dicetak, judulnya: Sekarang, Hari Ini, dan 4 Hari Lagi karya teman2 Joglo Lawakan, hehe...

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES832 Foto Favorit Guru dan Murid

Sore kemarin kak @innocentiaine mengirim WA menanyakan kalau saya punya foto yang pas untuk dijadikan ilustrasi dari proses pembekalan kakak-kakak baru sore hari ini. Saya cari-cari dan entah kenapa ingatan saya selalu kembali ke foto di atas ini. Foto ini kemudian saya kirimkan ke kak Ine dengan c…

Andy Sutioso10
AtomicEssay

AES482 Eksplorasi Diri

Hmm. Karena lagi banyak obrolan dengan orangtua - yang sedang dalam proses bergabung ke Semi Palar - saya jadi banyak inspirasi baru untuk menulis. Hari ini juga terjadi lagi - saat ngobrol dengan Dhanu dan Shasa, ayah dan ibunya Baqir, Enab dan Jafar. Kebetulan Jaffar sudah selesai trial, menyusul…

Andy Sutioso00
AtomicEssay

AES192 Bertanya dan Proses Penemuan Diri

Di beberapa minggu terakhir ini saya sedang banyak diundang ke berbagai kelompok (kelas) di Rumah Belajar Semi Palar untuk memfasilitasi Sesi Bertanya bersama kelompok-kelompok di Semi Palar. Hal ini sudah kami programkan sejak masa pandemi di tahun lalu - sejak TP16 di mana kami berusaha menggulir…

Andy Sutioso50