AES498 Jalan Tengah

Jalan depan adalah dengan hadir duluan, kemudian merangkai-rangkaikan pasangan merespon ruang. Jalan belakang adalah dengan membuat rangkaian duluan, kemudian memasang-masangkannya pada ruang. Jalan tengah adalah menyiapkan rangkaian yang siap dipasang pada ruang, lalu merangkai pemasangannya merespon ruang.
Yang utama adalah ruang, itulah prinsip jalan depan. Sedangkan prinsip jalan belakang, yang utama adalah ukuran. Jalan tengah menetapkan ruang sebagai ukuran, sekaligus ukuran adalah ruang itu sendiri. Yang jadi persoalan adalah subyek yang mengukur ruang dan obyek yang diukur sebagai ruang.
Jalan tengah, jalan depan, jalan belakang, atau bahkan tanpa jalan menjadi tidak relevan kalau tidak tegas soal subyek dan obyek. Yak, tegas. Jelas atau tidak, yang penting tegasnya. Bukankah yang jelas jadi buram kalau tidak tegas, pun yang tidak jelas jadi jernih apabila ditegaskan. Jalan tengah bukan soal jalan, malahan soal tengah yaitu posisinya.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES 514 Apa Yang Perlu Saya Lakukan?
Adalah pertanyaan yang lagi sering saya dengarkan berseliweran di udara, ini dapat jadi salah satu indikator ketakutan . Takut salah, misalnya. Bahkan dengan kemampuan sebesar apapun dan keterampilan semahir apapun, akan batal oleh ketakutan berbuat salah ini. Mirisnya, salah yang terjadi pun bisa…

AES513 Saksang Kapau, Kairos!
Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat
Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

