AES501 Soal Berpikir Kritis

Soal berpikir kritis, yang paling mendasar adalah kepekaan terhadap momen kritis. Sense of critical yang menjadi matriks bagi critical thinking ini dapat dilatih dengan banyak metoda, salah satu yang paling efektif adalah pengalaman langsung.
Tidak perlu pengalaman hebat, malahan perlu yang biasa saja yang penting beragam. Bukan banyak, beragam. Mengalami langsung beragam pengalaman ekuivalen dengan belajar banyak perspektif. Melampaui sekadar mengetahui, belajar adalah mengalami langsung tanpa benteng apriori.
Sense yang tumbuh kemudian setelah proses re-konstruksi (kons-dekons-rekons) inilah yang mengaktifkan kemampuan berpikir kritis. Yaitu keterampilan untuk mem-verify and clarify. Sehingga speak up yang dilakukan berkarakter cross check, because have something to say bukan because have to say something.
Untuk saat ini, cara untuk mengukur kesesuaian berpikir kritis dengan menggunakan literasi digital. Jadikanlah literasi digital sebagai meteran, bukan pencapaian.
Coba lihat yang kita miliki. Perangkat esensial sense of critical, instrumen canggih critical thinking, dan pencapaian sederhana ketentraman jiwa. Kalau berpikir kritis malah menggelisahkan diri dan menggusarkan orang lain, bisa jadi perangkatnya belum ada dan/atau pencapaiannya kecanggihan. Bisa juga karena terobsesi meteran.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES 514 Apa Yang Perlu Saya Lakukan?
Adalah pertanyaan yang lagi sering saya dengarkan berseliweran di udara, ini dapat jadi salah satu indikator ketakutan . Takut salah, misalnya. Bahkan dengan kemampuan sebesar apapun dan keterampilan semahir apapun, akan batal oleh ketakutan berbuat salah ini. Mirisnya, salah yang terjadi pun bisa…

AES513 Saksang Kapau, Kairos!
Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat
Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

