AtomicEssay

AES52 nari

nathaniapenulis arsip2

Dulu sekali saat aku masih SD, saat baru mulai nari beberapa tahun, aku sering dapat cerita kalau penari dari sanggar-sanggar lain itu ada yang licik. Kupikir awalnya memberi uang ke jurinya atau menyogok, tapi ternyata bukan. Ternyata licik yang diceritakan oleh para teman-teman sanggarku adalah susuk. Saat itu aku belum mengerti ap aitu susuk, dan kegunaannya untuk apa.

Setelah ku mencenritakannya lagi kemarin dengan para teman nari ku ternyata banyak ynag sekarang menggunakan trik itu agar menang. Tapi untungnya juri ynag baru-baru ini tidak terkena pengaruh susuk itu. Akhirnya aku tahu kalau orang-orang itu akan selalu menang saat lomba, walaupun para penari lain melihatnya biasa saja. pantas saja para penari itu selalu menang dulu. Aku pikir karena mungkin kami masih penari baru, dan skillnya belum terasah. Tapi anehnya makin kesini kami tetap saja belum mendapatkan apa-apa setiap lomba Tari Bali, paling mentok ke final, juara tiga dan harapan.

Akhir-akhir ini juga para orang yang menggunakan susuk itu, sudah jarang menang. Yang biasanya kalau menang mereka sombong diri ke para penari yang lain, tapi saat itu ekspresinya berbeda, ekspresi kesal yang terlontarkan.

Kata para teman-teman ku, mereka yang menggunakan susuk itu pasti selalu dilihat indah tariannya, makannya menang juara melulu, dan kalau ada laki-laki, pasti laki-laki itu tertarik. Seperti ada satu kasus, dimana aku, teman-teman sanggar, dan teman+guru tari (laki-laki) ada acara tampil di salah satu galeri di Bandung. Pada saat itu kami merias diri sendiri-sendiri karena bukan acara yang mengharuskan untuk menari dengan formal. Kemudian teman+guru tariku ini didandani oleh anak sanggar lain yang menggunakan susuk itu (aku pun baru tahu akhir-akhir ini kalau dia ternyata menggunakan susuk). Pandangan teman+guru tariku berbeda dari pada ke orang lain, terlihat pandangan mana yang sedang tertarik dan mana yang tidak. Saat itu kami pun bingung, kenapa gelagat teman+guru tari ini aneh.

Untungnya para teman sanggarku tidak ada yang licik, karena kami semua tidak begitu ambil serius tentang lomba tari. Kami ingin dapat pengalamannya dan rasa lomba ini, kalau menang berarti itu bonus dari hasil Latihan kami, dan Tuhan. 

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES203 Eksplor Braga 17+24/01/2023

Braga yang kita kenal, adalah satu jalan searah yang sering di jadikan pilihan untuk "hangout" dengan teman-teman atau keluarga, dan di jadikan tempat wisata. Namun ternyata Braga lebih dari itu. Setelah aku pergi keliling Braga yang ternyata lebih dari hanya satu jalan searah, aku seperti pergi ke…

nathania20
AtomicEssay

AES202 Babarengan cirikhas SMIPA

Babarengan sudah jadi ciri khas kegiatan di Smipa, semua jenjang melakukan kegiatan ini. Kegiatan babarengan dilakukan bisa bersama orantua, kolaborasi antar jenjang, dan perkelas itu sendiri. Babarengan biasanya identik dengan main bersama, lepas dari kegiatan belajar dan ujian yang telah selesai.…

nathania10
AtomicEssay

AES201 Perjalanan Magang

Akhirnya aku telah melaksanakan magang selama 3 bulan, kegiatan ini adalah proses wajib KPB. Lika-liku selama 3 bulan yang tidak sebentar itu ku lewati. Untungnya aku bisa menyelesaikannya dengan bermakna. Banyak pengalaman dan cerita baru yang kujalani. Beruntung sekali aku bisa menjalani proses m…

nathania41