AES529 Selamat Jalan pak Sarwono

Sore ini pesan duka masuk lagi ke hape saya, kali ini kabar tentang kepergian bapak Sarwono Kusumaatmadja, di Penang .
Beberapa kali saya jumpa beliau - dari beberapa kesempatan perjumpaan yang biasanya diinisiasi oleh rekan-rekan Rumah Nusantara, oleh mas Ipong dan kang Aat. Seorang yang sangat inspiratif, seorang intelektual - mantan menteri yang juga selalu hadir dengan sangat sederhana. Dari berbagai pertemuan, pikiran-pikiran beliau selalu relevan dengan perjalanan jaman dan selalu berpijak dari kebijakan dan kejernihan intelektualitasnya. Sosok-sosok seperti pak Sarwono inilah yang tidak ragu saya tempatkan sebagai guru.
Terakhir berjumpa dengan beliau adalah pada saat peringatan Deklarasi Djuanda, di Taman Hutan Raya Djuanda beberapa tahun silam. Saya bersama @Rico hadir di sana. Setelah rangkaian acara selesai kamipun santap siang bersama dan dalam kesempatan itu pak Sarwono sebagai yang paling sepuh memotong tupeng dan menyerahkan potongan tumpengnya kepada hadirin yang termuda. Kebetulan waktu itu yang termuda hadir di sana adalah Rico dan terjadilah peristiwa di bawah ini. Saya bahagia menyaksikannya. Dalam pandangan saya peristiwa kecil ini punya simbolisasi yang penting, tentang pak Sarwono yang menitipkan estafet tugas dari beliau yang sudah sepuh ke generasi yang lebih muda. Kebetulan Rico memang sedang sangat tertarik pada isu-isu politik dan kemanusiaan - karenanya Rico ikut hadir ke acara ini. Perhatikan bagaimana pak Sarwono menggenggam tangan Rico. Buat saya itu gestur beliau yang luar biasa pesannya.

Sebagai orangtua saya berharap momen ini cukup membekas buat Rico, setidaknya ada enerji yang sampai ke Rico dan menjadi bekal perjalanan dia ke depan. Sampai saat berita duka ini saya sampaikan kepada Rico, dia masih berjuang menemukan jalan untuk bisa belajar memperdalam pemahamannya tentang politik, filsafat dan isu-isu kemanusiaan.

Terima kasih pak Sarwono atas segala yang telah engkau berikan untuk Republik ini - juga untuk segala inspirasi yang engkau tinggalkan untuk kita semua. Secara khusus segala sesuatu yang secara pribadi sempat saya tangkap dari berbagai perjumpaan yang boleh saya alami. Selamat beristirahat di alam keabadian. Semoga engkau tetap mendampingi kita semua dari atas sana - dari sisi Sang Pencipta.
Gambar Muka dari https://www.literasi-online.com/2023/05/26/kabar-duka-mantan-menteri-sarwono-kusumaatmadja-meninggal-di-malaysia
Komentar (4)
Selamat jalan Pak Sarwono. It's an honor to have known you, Sir.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES954 Tentang Upacara Bendera
"Kak, kenapa upacara bendera di Smipa hanya setiap tanggal 17?", 3 orang teman yang baru beranjak menginjak jenjang SMP di kelas 7 bertanya kepada saya. Pertanyaan saya kembalikan kepada mereka. Menurut kamu kenapa? Felno bilang, "Iya kan kak tanggal 17 itu kan tanggal peringatan hari kemerdekaan I…

AES953 Ngertakeun Bumi Lamba
Beberapa waktu lalu, seorang rekan tukar pikiran terkait forum NgoBrAS, @gunawan-muhtar membagikan info tentang kegiatan upacara adat yang akan diselenggarakan. Dari judul kegiatannya saja, upacara adat adalah sesuatu yang sudah sangat langka di jaman sekarang ini. Diselenggarakan di Gunung Tangkub…

