AtomicEssay

AES586 Meluncurkan Wali Ate

Andy Sutiosopenulis arsip2

Catatan singkat - dari linimasa kegiatan Semi Palar di mana saya sempat terlibat di dalamnya. Wali Ate adalah judul buku catatan proses dari teman-teman dosen dan mahasiswa Unpar Jurusan Matematika yang kembali ke Sumba Barat Daya untuk mata kuliah PMD3T. Singkatan dari Program Mengajar di Daerah Terdepan Tertinggal dan Terluar adalah mata kuliah pilihan semester pendek yang ditawarkan oleh teman-teman kami, para dosen Jurusan Matemaika bagi para mahasiswa untuk berangkat ke Sumba dan mengajar anak-anak di sana selama jangka waktu 5 minggu. Ini adalah program tahun ke dua di mana tim Smipa Disada berkesempatan untuk mendampingi proses pembekalan 21 peserta program ini. 

Tahun lalu saya terlibat cukup banyak bahkan sempat berangkat ke Sumba - yang catatan-catatannya saya dan kak MJ  sempat tuliskan dalam sebelas esai Jurnal Sumba. Senarainya bisa dilihat di laman Dari Tanah Sunda ke Tanah Sumba. Di tahun ini yang berangkat ke Weetebula adalah kak Lyn, kak Meita dan kak MJ. Mereka berangkat di penghujung pelaksanaan PMD3T untuk melihat dan mendampingi para mahasiswa, sekaligus berkesempatan untuk memberikan pelatihan singkat kepada para guru, mahasiswa dan dosen di daerah Weetebula.   

Semi Palar melalui Smipa Disada mendukung penuh program ini dengan beberapa tujuan, salah satu yang terutama adalah ingin melihat bagaimana pendekatan belajar yang dikembangkan dan diterapkan di Semi Palar bisa dititipkan kepada teman-teman mahasiswa peserta PMD3T untuk mendamping belajar anak-anak di Sumba sana. Bagi kami ini jadi kesempatan yang luar biasa untuk 'membuktikan' bahwa konsep pendidikan holistik bisa diterapkan di mana saja, sejauh para pelakunya cukup memahami apa dan bagaimana caranya. Tentu saja ini jadi kesempatan baik juga bagi Semi Palar untuk bisa mulai menjangkau sudut-sudut Indonesia dan mewarnai pendidikan di sana. 

Hari ini buku Wali Ate diluncurkan di Unpar dan kami hadir untuk kedua kalinya menghadiri peluncurannya - di mana kami berkesempatan berperan di dalam berbagai prosesnya. 

20231026_085611_resize_78.jpg

mahasiswa peserta dilatar belakangi foto anak-anak Sumba

Bagi kami tentunya ini juga sebuah proses belajar, karena dinamika yang sangat berbeda dari apa yang kami alami di tahun sebelumnya. Buku yang dihasilkan juga secara format berbeda. Buku pertama, Ole Dewa adalah buku tekstual (naratif) sedangkan buku yang sekarang ini disusun sebagai sebuah catatan visual, sebuah photobook. 

Buku kedua tentunya bisa lebih banyak bercerita lewat gambar - cukup banyak panorama berbagai lokasi di Sumba Barat Daya - yang luar biasa indah - yang dituangkan di sana. Di sisi lain, untuk memahami prosesnya, buku Ole Dewa bisa bercerita lebih utuh dan lebih mendalam. Bagaimana interaksi dan ikatan yang terbangun antara mahasiswa peserta dan anak-anak di Sumba sana terjalin dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama. Dampaknya kami lihat sendiri cukup mengagumkan - terlihat dalam perubahan diri (beberapa) teman mahasiswa dan juga anak-anak di Sumba sana. 

Menutup tulisan ini, saya mengetuk hati rekan-rekan semua untuk berkontribusi untuk pendidikan anak-anak di Sumba dengan memiliki buku Wali Ate. Saya dan tim Smipa Disada terlibat penuh dalam memproses buku Wali Ate ini, dari mulai proses kurasi konten foto dan narasi, proses editing, juga perancangan grafis dan tata letak buku ini. 
 
Spesifikasi buku Wali Ate :

  • Ukuran A4
  • Full Colour
  • Kertas Art Paper 150 gram laminated.
  • Isi 103 halaman.
  • Hard Cover, Jilid Ring Besi

Saya cuplikkan dua halaman buku Wali Ate di bawah ini: 

Wali Ate  PMD3T 2023  halaman isi final print_page0019.jpg

Wali Ate  PMD3T 2023  halaman isi final print_page0073.jpg

Info pemesanan ada di bawah ini (untuk pemesanan bisa dilaksanakan kolektif di Semi Palar).

WhatsApp Image 20231115 at 08.33.10_0f0c480a.jpg

Besar harapan kami rekan-rekan orangtua berkenan terlibat dalam mendukung pendidikan anak-anak di Sumba melalui pembelian buku ini. Terima kasih atas segala perhatian dan dukungannya. Salam. 

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES419 JurnalSumba #10 | Ole Dewa

Sore ini saya bersama kakak-kakak tim Disada berangkat ke Unpar untuk menghadiri peluncuran buku Ole Dewa : Kisah Mencari Sahabat di Sumba, catatan proses belajar 18 mahasiswa Unpar jurusan Matematika yang belajar dengan cara mengajar anak-anak di berbagai tempat Sumba Barat Daya. Tulisan ini juga…

Andy Sutioso90
AtomicEssay

AES409 JurnalSumba#8 | Isko

Saya berkesempatan untuk berinteraksi cukup dekat - selama kurang lebih empat puluh lima menit dengan satu orang siswa SD Bali Loura yang bernama Isko. Isko adalah siswa kelas V. Saya berjumpa dengan dia di saung bambu. Salah satu tempat sederhana, saung di halaman SD Bali Loura, tempat di mana bia…

Andy Sutioso10
AtomicEssay

AES408 Jurnal Sumba#7 | Merdeka?

Saya baru menuliskan esai ini pada tanggal 28. Cita-cita untuk menulis jurnal setiap hari selama saya di Sumba ternyata gagal karena banyak hal. Pertama memang kegiatan di sana setiap hari cukup padat dan melelahkan. Kami sudah berangkat jam 7 pagi setiap hari dan sampai kembali ke susteran ADM sek…

Andy Sutioso71