AES596 83

Jum,at lalu ayah saya merayakan hari kelahirannya yang ke 83. Ya beliau kelahiran tahun 1940. Sampai hari ini beliau masih sangat sehat. Sesuatu yang saya dan keluarga sangat syukuri.
Kenapa saya menulis tentang beliau, ya karena Semi Palar dan segala sesuatu yang ada hari ini semata karena Semi Palar bisa dirintis dan didirikan - eksistensinya bisa ada - karena dukungan beliau. Termasuk ruang penulisan di mana saya menuliskan tulisan pendek ini. Beliau sangat berjasa buat kita semua. Kita bisa saling mengenal hari ini karena hadirnya Semi Palar - karena dukungan ayah saya. Begitulah betapa satu keputusan bisa berdampak begitu besar bagi kehidupan banyak orang. Semi Palar bahkan mengubah jalan kehidupan saya sangat signifikan dari apa yang dulu saya bayangkan, bahwa saya akan menjalani hidup saya sebagai perancang bangunan, sebagai seorang arsitek.
Ayah saya dari sekian banyak pengalamannya adalah juga aktivis pendidikan. Beliau aktif di Yayasan Unpar setahu saya lebih dari 25 tahun. Orang bilang ayah saya banyak berjasa terhadap kemajuan Unpar sebagai satu-satunya Universitas Katolik di Bandung. Sedikit cerita, kakek saya juga demikian. Kakek saya juga mengabdikan dirinya di dunia pendidikan, menjadi pengurus keuangan di Yayasan Salib Suci, sebuah yayasan pendidikan yang cukup besar di kota Bandung.
Menariknya, terutama dalam 2 tahun terakhir Semi Palar melalui Smipa Disada bisa berkolaborasi dalam beberapa proyek kerja sama pendidikan bersama Unpar dan Yayasan Salib Suci. Kesempatan ini bagi saya tentunya membawa makna tersendiri.
Walaupun perannya sangat besar, ayah saya belum bersedia saat saya ajak berbagi buat para kakak. Setidaknya sejak beberapa kali saya mencoba. Tapi ya begitulah beliau. Salah satu prinsip hidupnya yang menjadi pelajaran paling berharga buat saya, sudah saya tuliskan juga di sini, dalam esai saya yang berjudul Merasa Berhak, Merasa Berjasa. Mudah-mudahan beliau bersedia di suatu waktu nanti.
Saya pikir pandangan hidup beliau inilah yang membuat beliau tenang menjalani hidupnya, karena beliau tidak banyak menaruh ekspektasi di luar dirinya. Di sisi lain beliau mengajari kami anak-anaknya begini: "Apapun yang akan kamu kerjakan dalam hidup kalian, lakukan yang sebaik-baiknya." Karenanya beliau juga tidak pernah menuntut saya dan adik-adik saya untuk kuliah tinggi atau menjadi sukses dalam standar orang-orang lain atau masyarakat umum. Walaupun saya tahu banyak orang yang memandang beliau sebagai seseorang yang sukses dan beliau juga dijadikan panutan oleh banyak orang yang mengenal beliau. Saya dan adik-adik saya punya kemewahan untuk menjadi diri sendiri. Saya pikir, beliau sangat sehat dalam usianya yang sekarang juga karena sepertinya beliau tidak pernah merasakan stress berlebihan.
Foto di atas saya ambil dari foto karangan bunga mawar merah yang selalu dibuat oleh ibu saya setiap tahun ayah saya merayakan ulang tahunnya. Ada 83 kuntum mawar merah yang dirangkai melambangkan usia yang sudah dijalani ayah saya. Tulisan angka 83 juga dituliskan tangan oleh ibu saya. Selamat ulang tahun papa, semoga perjalanan kehidupan papa ke depan terus diwarnai kesehatan dan sukacita bahagia.
Demikian tulisan pagi ini adalah sedikit cerita dan rasa syukur atas semua yang ada hari ini - termasuk bagaimana saya boleh berbagi kisah pendek ini kepada keluarga besar Semi Palar di ruangan ini. Salam bahagia buat semua.
Komentar (4)
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES954 Tentang Upacara Bendera
"Kak, kenapa upacara bendera di Smipa hanya setiap tanggal 17?", 3 orang teman yang baru beranjak menginjak jenjang SMP di kelas 7 bertanya kepada saya. Pertanyaan saya kembalikan kepada mereka. Menurut kamu kenapa? Felno bilang, "Iya kan kak tanggal 17 itu kan tanggal peringatan hari kemerdekaan I…

AES953 Ngertakeun Bumi Lamba
Beberapa waktu lalu, seorang rekan tukar pikiran terkait forum NgoBrAS, @gunawan-muhtar membagikan info tentang kegiatan upacara adat yang akan diselenggarakan. Dari judul kegiatannya saja, upacara adat adalah sesuatu yang sudah sangat langka di jaman sekarang ini. Diselenggarakan di Gunung Tangkub…


