AES66 Dasyatnya Sebuah Tulisan

Satu peluru hanya bisa menembus satu kepala, tapi satu tulisan bisa menembus ribuan bahkan jutaan kepala.
(Sayyid Qutb)
Anakku senang bercerita dan seperti juga aku terkadang senang berguman sendiri. Satu waktu aku pernah membuatkannya blog, maksudnya adalah agar ia mau menumpahkan apa yang dipikirkannya kedalam tulisan. Sebelum blog, upaya mengajak menulis kulakukan dengan berbagai cara, pernah dengan menulis bersama setiap hari berdasarkan tema yang sudah kami pilih. Masalahnya, ketika aku berhenti, ia pun berhenti.
Di lain kesempatan, aku memberinya sebuah jurnal dan ia menulis disana dengan bermacam kode. Aku jadi teringat dulu sewaktu kecil juga sempat menulis dengan kode-kode, agar hanya aku mengerti isinya. Aku yang gak pernah cerita merasa heran, kok bisa berulang ya? Dan sampailah pada keinginannya sendiri untuk menyumbangkan tulisannya di ririungan.
Kami pernah membahas soal tulisan, kala itu ia bertanya soal kenapa sih kita harus menulis? Kusebutkan kebaikan dari menulis yang bisa memberi banyak manfaat, ilmu. Aku juga menunjukkan buku-buku yang sifatnya abadi sepeninggalan penulisnya. Dan aku setuju dengan isi kalimat diatas, satu tulisan yang dapat menembus berjuta kepala, menginspirasi dan menjadi penyemangat.
Aku pernah juga membaca seorang kawan yang menuliskan dengan membaca buku gak akan kehilangan rasa bahagia. Ya, betul. Kurasa pun begitu, aku masih sering terkenang dengan kisah-kisah yang kubaca sewaktu kecil, sepertinya cerita itu hidup di dalam diri di waktu yang lama. Selain itu, aku juga punya buku favorit yang ntah sudah berapa kali kubaca ulang. Ajaibnya, aku merasa setiap membaca ulang buku yang sama, aku menemukan hal baru yang bisa kujadikan catatan bagi diri. Berbeda dengan anakku, yang katanya membuat pemahamannya menjadi lebih detil.
Kemudian aku bertanya "Bagaimana rasanya jika tulisanmu itu muncul di mesin pencarian gugel dan ada orang yang berterima kasih padamu secara tak langsung karena tulisanmu berguna untuknya? Apakah ia merasa senang?" Begitulah kira-kira dasyatnya sebuah tulisan yang (terkadang) maksud hati hanya ingin bercerita sedikit tentang pengalaman kita tetapi malah memberi lebih bagi segelintir orang yang membacanya.
Komentar (3)
Sepakat sepenuhnya...
Bubuuy walaupun Obiet udah ga di smipa mudah²an masih berkenan menulis di Ririungan yaa.
Siap kak Andyy...
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES685 Silaturahmi Timur dan Barat
Disclaimer, tulisan ini memang gamblang mau mengajak kak Nuy dan kak Maul yang kebetulan ikutan ngobrol² santai malam kemarin paska presentasi Sumba di Mata Kami. Kenapa kak Nuy dan kak Maul secara khusus di sebut karena terkait judul di atas ya - karena yang satu tinggal di Baraat dan yang satu di…

AES 1001 Berbagi Narasi Kehidupan
"Jo, why do you write stories about your personal life and share them with everybody, even strangers?" Tanya teman saya pada suatu hari. Memang sudah bukan rahasia lagi, bahkan di antara teman-teman di tempat kerja, mereka semua tahu bahwa saya senang menulis blog setiap hari. Kalau sedang iseng te…
joefelus30
AES7 Menulis
Konsep bahwa segala sesuatu terjadi atas suatu alasan menunjukkan keterkaitan peristiwa dalam hidup dengan tujuan atau makna, meskipun pandangan tiap individu terhadap ide ini dapat bervariasi. Tetapi saya mempercayai adanya benang yang tak terlihat yang saling terhubung pada tiap kehidupan di muka…

