AtomicEssay

AES66 Kualitas VS Kuantitas

SamBinpenulis arsip2

Dalam memproduksi sebuah benda atau produk tertentu, terdapat 2 poin yang sering diangkat dan dibahas berkali-kali, yaitu kuantitas dan kualitas, kedua unsur ini seringkali diperdebatkan oleh banyak orang-orang, terutamanya dalam dunia kerja. Kualitas adalah standar kondisi atau hasil akhir produk, kualitas dapat dinilai dari kondisi, tergantung dengan jenis objeknya juga, bisa sebuah karya seni atau sebuah teknologi atau dari jasa, karya seni biasanya dinilai dari prosesnya, kualitas bahan atau alat yang digunakan, dan secara sisi visual karya seninya sendiri, berbeda dengan sebuah benda teknologi, sebuah mobil dinilai dari sisi fisik, estetika, fungsi utamanya dan kondisi bahan yang digunakan untuk membuat kendaraannya. Untuk konteks jasa bisa dinilai dari sisi lainnya, yaitu dari performa, efektivitas dan hasil kerjanya, nanti akan dihubungkan dengan kualitas sebuah produk fisik, kualitas biasanya menjunjung tinggi sisi kondisi kesiapan produk, tetapi kadang-kadang untuk menggapai suatu standar, memerlukan waktu yang cukup lama, terutamanya jika klien memiliki “deadline” yang singkat.

Masuk ke kuantitas, kuantitas bisa masuk dan digunakan untuk aspek-aspek tertentu saja, dalam konteks produk adalah jumlah benda yang dibuat, contoh spesifiknya adalah sebuah makanan, makanan dapat diproduksi dengan cepat, tetapi memerlukan keahlian dan kualitas yang tertentu, jika produk pertama memiliki kondisi yang berbeda dengan hasil produksi kedua, maka akan muncul masalah “downgrade”, penurunan kualitas produk kadang-kadang dapat dilihat dalam berbagai jenis barang, seperti mainan, karena permintaan yang tinggi, kualitas bisa terlupakan, karena terfokuskan dengan jumlah permintaan. Permintaan ini akan muncul sekali jika kualitas produk yang bagus, harapan konsumen adalah kualitas barang produksi yang pertama, atau berdasarkan keinginannya, jika terjadi masalah di dalam sisi kualitas, maka menggunakan solusi kuantitas tidak akan selalu berjalan lancar.

Jika kualitas dan kuantitas tidak seimbang maka akan muncul sebuah permasalahan, terutamanya dalam sisi dana, teknis dan produksi, berakhir dengan jatuhnya harapan dan turunnya konsumen.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES230 To Facilitate

To Facilitate Dalam sebuah acara besar, contohnya seperti acara “Earth Hour” akan dan pasti melibatkan banyak orang dan panitianya sendiri biasanya mempunyai struktur dan sistem pengaturannya sendiri, salah satu peran yang dapat ditemukan dalam acara-acara ini adalah seorang fasilitator, peran seor…

SamBin10
AtomicEssay

AES229 Tahura 2023

Tahura 2023 Taman Tahura adalah sebuah situs sejarah dari jama penjajahan Belanda dan Jepang pada jaman Indonesia saat kemerdekaan, kedua gua yang dibangung di tempat yang sama, hanya berbeda periode dan tahun. Situs sejarah menandakannya sebuah peninggalan kuno, kadang kala aku sering mempertanyak…

SamBin00
AtomicEssay

AES228 Ekspektasi Terlalu Jauh

Ekspektasi Terlalu Jauh Hari ini aku mencoba menantang diriku sendiri untuk melakukan 4 kegiatan yang berbeda dalam satu sesi kegiatan sekolah dari jam 7 pagi sampai jam 1 siang. Menantang diri sendiri melakukan yang cukup banyak dalam sehari itu cukup sulit, tetapi kadangkala pemikiran “sulit” itu…

SamBin00