AES671 MUSHIN - Ikhtiar memahami mindfulness

Saat tim liburan (sebutan spontan) untuk pertemuan berkala tim kecil Smipa di jeda antara TP-19 dan TP-20, kata-kata di atas ini (mindfulness) ternyata banyak disebut. Disebut dalam konteks menemukan hal-hal yang terdalam - yang kami coba sebut dengan kata-kata spirit, prinsip dan lainnya. Entahlah saya bukan ahli bahasa, penggunaan kata-kata tersebut sangat bisa diperdebatkan, tapi kembali lagi bukan itu esensinya. Perbincangan-perbincangan kami yang semuanya (semestinya) menempatkan diri sebagai pembelajar adalah ikhtiar kami untuk menempatkan hal-hal tersebut sebagai hal yang perlu jadi panduan kami kembali ke hal yang terutama, ke hakikat, ke esensi.
Dalam prosesnya, saya menemukan filem di bawah ini, filem yang sangat menarik tentang seorang bapak-bapak pembersih toilet yang tinggal di Tokyo Jepang. Bapak-bapak yang walapun profesinya sangat sederhana - seorang pembersih toilet di kota metropolitan Tokyo, sepertinya membadani apa yang disebut sebagai MUSHIN (dalam bahasa Jepang) atau Mindfulness.

Filem pendek ini buat saya keren. Sangat keren. Filem ini sangat membantu saya memahami apa sering kita sebut-sebut sebagai mindfulness. Ada satu narasi yang buat saya kena banget bahwa mindfulness adalah sebagaimana "life that happens through you". Hal ini nyambung dengan screenshot yang saya ambil di atas bahwa MUSHIN adalah bagaimana kita membebaskan diri dari pikiran dan keterikatan. Selengkapnya silakan filem ini disaksikan sendiri dengan mindful. Narasinya juga buat saya sangat bagus. Kalimatnya puitis juga bagaimana pembuatnya merangkaikan kisah ini dengan paduan berbagai tayangan visual dan musiknya. Seperti biasa, filem ini saya tempatkan di bawah ini sebagai bagian dari tulisan ini.
Terakhir hal ini juga nyambung dengan apa yang dikatakan Sadhguru bahwa hidup kita adalah bukan badan, bukan juga pikiran. Seperti yang bisa dilatihkan dalam meditasi - Upa Yoga, kita berulang-ulang membatin bahwa "Saya bukan badan, saya juga bukan pikiran". Tentang ini saya sempat tuliskan di dalam esai saya yang berjudul Bukan Raga, Bukan Juga Pikiran. Jadi demikianlah tulisan pendek saya hari ini, proses belajar saya, saya bagikan di sini. Semoga postingan ini bermanfaat. Salam.
Komentar (4)
Film pendek di atas hanya cuplikan dari potongan film aslinya berjudul Perfect Days karya Wim Wenders Kak Andy. Film lengkapnya lebih ajib, sinematografi + OSTnya salah satu yang menurut saya terbaik. Masa lalu Hirayama dan karakter-karakter di lingkungannya memang kompleks, tapi cara Hirayama menikmati masa kini sangatlah sederhana. Now is now. :D
Iya kak. Saya baru tau kemarin ada filem itu. Kebetulan lagi cari-cari tentang Mindfulness. Lagi mau cari filem utuhnya. Dapat award juga ya di festival filem Cannes. Sekilas kebayang bagus banget filem itu.
Saya sudah nonton kak filemnya. Keren banget... Simple, humble yet so powerful.
Materinya menarik sekali ya Kak Andy. Banyak hal yang bisa dijadikan pelajaran. Saya ikut coba buat reviewnya ya.. https://ririungan.semipalar.sch.id/sanya/blog/6710/mindfulness
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES930 DeepTalk Kakak-kakak Smipa
Tidak ada peristiwa kebetulan... Di dalam rangkaian momen yang terus bergantian hadir, peristiwa tertentu akan menghadirkan sesuatu yang memantik perasaan bahwa hal ini adalah sesuatu yang perlu direspons. Sudah lama saya berusaha menjalani hari-hari dalam kesadaran ini (mudah-mudahan hal ini bisa…

AES906 Hidup Berkesadaran itu Sederhana
Memilih kata yang berbeda dari Spiritualitas yang cenderung 'jauh', 'berat' atau kelewat serius, saya mengambil pilihan kata Hidup Berkesadaran untuk tulisan yang ini. Tulisan sebelumnya adalah memang berjudul Spiritualitas itu Sederhana dan bisa dibaca di sini. Satu lagi yang dekat adalah tulisan…

AES904 Bukan Kesimpulan
Ini hanya catatan kecil saja dari proses belajar kakak-kakak dan persiapan pembelajaran semester 2. Hari ini saya diberi kesempatan menggenapi proses pembekalan yang sempat di gulirkan di TP21. Di minggu perencanaan awal semester kemudian di pembekalan yang kami laksanakan di Lembang. Waktunya sing…


