AES700 Boleh Terhenti Jangan Berhenti

Akhirnyaaa. Setelah beberapa waktu lama ga gowes saya pagi tadi membersihkan sepeda saya dan pagi ini saya duduk di tempat pitstop favorit saya sambil menikmati segarnya jus dingin.
Sambil mendinginkan badan dan menurunkan detak jantung, saya mulai berpikir mau nulis apa pagi ini. Nyambung dengan obrolan kemarin siang bersama kak @asep-ramdan dan beberapa kakak, saya teringat sesuatu yang dijadikan judul tulisan ini : boleh terhenti, jangan berhenti.
Pagi ini saya juga baca tulisan @joefelus ttg bagaimana perubahan rutinitas bisa sangat mengganggu hal-hal yang sebelumnya jadi kebiasaan kita sehari-hari. Tahun pertama menggulirkan AES saya dan beberapa teman saat itu berada dalam situasi pandemi - yang dalam konteks membangun kebiasaan (habit) ternyata sangat menguntungkan. Sekian lama kita dikondisikan tinggal di rumah. Dalam suasana seperti itu saya bisa membangun kebiasaan rutin waktu hening di pagi hari dan menulis AES di malam hari.
Dua bulan saya tinggal di Jerman saya banyak aktivitas fisik, jalan kaki, bersepeda, bekerja di kebun atau mengerjakan hal lain di dalam rumah. Rutin yang sangat berubah saat berhadapan dengan situasi kehidupan di Bandung.
Tapi kata kata di atas jadi penting untuk hal-hal yang memang penting. Olahraga misalnya, kalau bagi saya waktu hening juga jadi sesuatu yang esensial, kemudian juga menulis AES karena menulis AES sangat membantu saya merefleksikan diri, mensyukuri dan merayakan kehidupan. Jadi ya kembali ke judul di atas boleh terhenti, tapi jangan berhenti. Dalam jangka waktu yang panjang inilah yang boleh disebut sebagai konsistensi.
Tulisan ini saya tuntaskan sambil mendengarkan alunan musik Ghibli yang membuat hati saya tersenyum mendengarnya. Salam bahagia buat semua.
Photo by Rulo Davila: https://www.pexels.com/photo/move-on-message-on-a-paper-5314960/
Komentar (3)
https://ririungan.semipalar.sch.id/mega/blog/6524/aes051-me…
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES954 Tentang Upacara Bendera
"Kak, kenapa upacara bendera di Smipa hanya setiap tanggal 17?", 3 orang teman yang baru beranjak menginjak jenjang SMP di kelas 7 bertanya kepada saya. Pertanyaan saya kembalikan kepada mereka. Menurut kamu kenapa? Felno bilang, "Iya kan kak tanggal 17 itu kan tanggal peringatan hari kemerdekaan I…

AES953 Ngertakeun Bumi Lamba
Beberapa waktu lalu, seorang rekan tukar pikiran terkait forum NgoBrAS, @gunawan-muhtar membagikan info tentang kegiatan upacara adat yang akan diselenggarakan. Dari judul kegiatannya saja, upacara adat adalah sesuatu yang sudah sangat langka di jaman sekarang ini. Diselenggarakan di Gunung Tangkub…

