AES718 Koneksi Apresiasi

Siang tadi kang Wawan Husin mampir ke Smipa. Sebetulnya mau mengambil satu buku yang dititipkan kepada saya. Saat beliau datang saya sedang berbincang dengan kakak dan orangtua murid. Beliau diterima oleh kak Ine dan berbincang terlebih dahulu.
Setelah obrolan saya tuntas, sayapun bergabung dengan kang Wawan dan kak Ine. Kebetulan di atas meja masih terletak beberapa buku AES karena sebelumnya saya sempat berbincang tentang AES dengan @sanya. Tidak diduga beliau segera menyebut tentang @joefelus yang diceritakan oleh kak Ine sudah berhasil menuliskan lebih dari 1200 esai di Ririungan.
Yap, betul. 1200 esai lebih. Bagi siapapun saya pikir ini pencapaian luar biasa. Sejauh kenal kang Wawan, kang Wawan adalah tukang baca buku. Beberapa kali mampir ke rumahnya, bertumpuk-tumpuk buku tersimpan di rumah beliau. Tak heran wawasannya luas dan pikirannya sangat terbuka. Saat menanyakan apakah buku Joe masih ada, dengan segera saya carikan - kebetulan masih tersimpan 2 eksemplar di Smipa. Satu segera saya berikan kepada beliau. Beliau juga minta saya menuliskan pesan pendek di halaman depan buku ini, beliau juga minta saya memotret dan merekam video pendek apresiasi kepada Joe.

Tidak ada peristiwa kebetulan, sebatas kesukaan dan apresiasi terhadap karya tulis mengoneksikan kang Wawan dan Joe yang belum pernah jumpa. Ketemunya bagaimana? Karena kang Wawan mampir ke Smipa untuk urusan buku dengan saya, ngobrol ngalor ngidul dengan kak @innocentiaine dan akhirnya nyambung ke AES - ke tulisan-tulisan yang dibuat oleh Joe.
Luar biasa ya. Dari peristiwa sederhana ini jadinya muncul beberapa esai. Saya juga jadinya mencari-cari kembali esai saya tentang kang Wawan dan menyampaikannya kepada Joe - supaya Joe juga lebih kenal siapa kang Wawan ini. Di esai Joe yang terakhir yang beliau beri judul Sesepuh - sebutan penghormatan kepada kang Wawan, Joe menuliskan harapan bahwa suatu waktu bisa berjumpa dengan kang Wawan. Tentu saja saya mengamininya. Salam.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES735 Requiescat In Pace pak Sutardi
Kemarin berita duka masuk ke hape saya. Kepergian seorang guru, kepala sekolah saya sewaktu di SMP dulu. Pak Sutardi namanya. Salah seorang guru yang membawa kesan sangat mendalam bagi saya. Kalau dipikirkan lagi beliau yang membuka kesukaan saya terhadap dunia keseni-rupaan. Karena beliau memang m…

AES727 Disiplin dan Cinta
Sabtu kemarin saya, kak Lyn dan kak Ine hadir di peluncuran buku ibu Martina Sudibja yang berjudul Disiplin dan Cinta. Tante Martina, saya memanggilnya, karena saya kenal beliau cukup dekat dan juga sudah kenal sejak lama. Buku ini adalah hasil dari proses panjang Tante Martina - 17 tahun proses be…

AES720 Kisah-kisah yang Dibiarkan Menghilang
Masih tentang menulis. Sering sekali perasaan dan pikiran saya muncul tentang betapa sering kita membiarkan percakapan, peristiwa, pengalaman dan banyak hal lainnya lewat dan menguap begitu saja. Hal inilah yang bagi saya juga jadi alasan dan motivasi untuk menulis. Membuat catatan tentang hal-hal…
