AES72 LB RT-1
Kita tak dapat melihat rasa, tapi bila upaya kita diwarnai rasa, mungkin warna kita bisa berubah sesuai rasa itu. Diawali dengan menyimak dokumenter tentang sosok anak di usia dini, diskusi hari ini membuahkan simpulan-simpulan yang menghangatkan hati. Bersama kami menyadari kembali hakikat seorang anak. Bagaimana mereka bertumbuh, menyadari diri dan memahami dunia. Secara alamiah anak akan terus berproses. Apa yang dapat kita -orang dewasa di sekitarnya- lakukan untuk memfasilitasi proses tersebut? Karena banyak potensi kebaikan dan kemampuan yang tersimpan di situ. Yang hanya dapat terbuka dan terpantik bila mendapat perhatian, ruang eksplorasi, dan kesempatan yang cukup. Semisal kesempatan bermain bebas, kesempatan bereksplorasi di alam, atau dengan berbagai bahan yang ada di sekitar. Meski sederhana, sepertinya kebanyakan manusia dewasa dengan kemampuan, ketrampilan, pengetahuan, logika yang sudah dimiliki, kerap lupa atau tidak menyadari, atau mungkin juga terlalu sibuk untuk hirau akan proses tersebut. Tentunya tak ada proses yang ideal, semua orang, setiap anak memiliki jalan masing-masing. Namun paling tidak dengan memahami hakikat dan proses alamiah anak, ada perhatian yang dapat diberi, ruang dan kesempatan eksplorasi yang dapat diupayakan. Dan yang tak kalah penting, ada rasa dan kasih yang mewarnai upaya tersebut. Kalau berwarna dan terlihat, mungkin dari setiap kakak muncul semburat seperti pelangi warna-warni saat bercerita tentang pengalaman diri, tentang gagasan yang tertangkap, tentang refleksi ke dalam diri, tentang rasa yang tergugah, tentang inspirasi yang muncul. Terima kasih kakak-kakak RT-1. :)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

140 jalur
Konsep Merdeka Belajar yang diluncurkan Mentri Nadiem seolah membukakan pintu bagi semua yang dilakukan Smipa selama ini. Meneguhkan jalur yang diambil. Sekolah mendapat kebebasan untuk menentukan kurikulum yang digunakan. Antara tetap menggunakan K-13, atau memberlakukan Kurikulum Darurat, penyede…

AES50 festbuk
Lupa nama kegiatannya, tapi ingat bahwa di kegiatan tersebut anaknya sempat mendapat sebuah buku yang ternyata mampu memancing keinginan untuk belajar baca, hingga si ibu kemudian mencari dan melengkapi seri dari buku tersebut. Demikian cerita satu orangtua di forum FBO kemarin. Lalu disahut oleh b…

AES049 hari belajar
Tak hanya anak-anak dari jenjang ke jenjang, Belajar Tidak Pernah Tamat, juga berlaku untuk kita semua fasilitator mereka. Di tengah kesibukan menggenapi olahan program, mempersiapkan kegiatan hari ke hari, lembar kegiatan, Review, mencatatkan amatan, memeriksa hasil pengerjaan anak-anak, berkomuni…
