Atomic Essay

AES729 Mengamati Matahari

Andy Sutiosopenulis arsip2

Sejak setahun lalu saya berusaha terus mengikuti berbagai perubahan yang terjadi di pusat tata surya kita. Matahari yang jadi sumber enerji sekaligus juga segala sumber kehidupan yang saat ini ada di planet bumi. Beberapa tulisan saya sebelumnya juga bercerita tentang apa yang terjadi di permukaan matahari. Saat ini matahari sedang berada di titik puncak aktivitasnya - periode yang disebut sebagai Solar Maximum. Sejauh apa yang diamati para ilmuwan, siklus matahari berputar di dalam periode 11 tahunan. 

Screenshot_20241201155209_YouTube.jpg

Mungkin bagi banyak orang seperti yang kurang kerjaan, tapi saya sedang berusaha memahami apa yang disebut sebagai konsep Makro Kosmos dan Mikro Kosmos - karena dalam sudut pandang holistik, kita adalah bagian kecil dari alam semesta yang sedemikian jembarnya. 

Bagi saya ini menarik dan luar biasa. Apalagi bahwa sains dan teknologi saat ini telah memungkinkan manusia mengamati permukaan matahari dari dekat. Sejauh ini setahu saya ada beberapa ilmuwan yang meneliti ini secara intens. Kanal Youtubenya saya ikuti juga sekali-sekali. Yang satu adalah Stefan Burns, dan satu kanal lagi Suspicious Observers. Klik aja untuk mampir ke kanal Youtube mereka. 

Karena mengikuti berita-berita semacam itu, algoritme Youtube saya memunculkan satu berita yang menarik yang menjelaskan bahwa Kutub Magnet Matahari sudah berbalik. Ternyata fenomena ini yang melatari meningkatnya aktivitas di permukaan matahari - yang teramati dari bumi dengan banyaknya sunspots, solar storms, solar flares. Fenomena yang mengacaukan dinamika gelombang elektro-magnetik di dalam dan di permukaan bumi. Tidak heran bahwa kutub utara bumi juga sudah sangat bergeser dari posisi sebelumnya. Para ilmuwan juga membuka kemungkinan kutub magnetik bumi akan berbalik juga. Peristiwa yang apabila terjadi tidak bisa dibayangkan dampaknya terhadap kehidupan di atas muka bumi.  

Salah satu dampak yang bisa terlihat langsung adalah bagaimana Aurora saat ini bisa dilihat di daerah Subtropis. Fenomena yang sebelumnya hanya bisa diamati di daerah polar circle. Sedemikian dahsyatnya terpaan gelombang elektromagnetik yang dilemparkan oleh matahari ke sekelilingnya - salah satunya yang ke tempat tinggal kita, planet bumi. Luar biasa ya alam semesta kita ini.

Screenshot_20241201161050_YouTube.jpg

Screenshot_20241201161200_YouTube.jpg

Menyadari ini, betapa kecilnya kita manusia - yang diberi kesempatan untuk mendapatkan anugerah kehidupan di atas planet bumi kita ini. Semoga kita semua selalu mensyukuri anugerah yang diberikan Tuhan Sang Maha Pencipta. Salam. 

Komentar (1)

joefelus

Wah saya jadi ingat ketika berburu Aurora, sayangnya walau dicoba berkali-kali gagal karena tampaknya di tempat lain, ketika saya tidak pergi malah keluar :)

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

Atomic Essay

AES736 Kalian Penuh Kejutan!

Belum lama menulis tentang Memaknai Pertunjukan, berpijak dari pengalaman menyaksikan penampilan teman² SD Kecil dalam kesempatan Babarengan Semi Palar di minggu lalu. Hari Kamis lalu, pendopo Semi Palar kembali dihidupi sebuah pertunjukan yang dibawakan oleh teman-teman KPB K-10. Tajuknya Jas Mera…

Andy Sutioso11
Atomic Essay

AES735 Requiescat In Pace pak Sutardi

Kemarin berita duka masuk ke hape saya. Kepergian seorang guru, kepala sekolah saya sewaktu di SMP dulu. Pak Sutardi namanya. Salah seorang guru yang membawa kesan sangat mendalam bagi saya. Kalau dipikirkan lagi beliau yang membuka kesukaan saya terhadap dunia keseni-rupaan. Karena beliau memang m…

Andy Sutioso00
Atomic Essay

AES734 Memaknai Pertunjukan

Pertunjukan banyak kita temui di mana-mana. Media sosial hari ini adalah ruang pertunjukan yang saat ini ada dalam genggaman kita dan begitu banyak menyedot perhatian kita. Berbagai hal dipertontonkan di sana. Minggu ini adalah Minggu Babarengan di Smipa. Banyak pertunjukan juga yang digelar, mulai…

Andy Sutioso00