AES76 Ikigais

Terakhir aku sempat membuat ikigai bersama kakak dan teman-teman di kelas 10. Aku juga sempat membahas sedikit tentang ikigai di salah satu aesku. Namun pada saat itu pembuatan ikigainya belum sampai mencapai titik akhir. Hanya sampai satu lapis irisan saja. Nah di minggu ini aku dan para gais gais alias temen-temen sekelas kembali membuat ikigai. Dan akhirnya kami pun berhasil hingga menemukan ikigai masing-masing.
Setelah melalui satu tahun di KPB dan melihat perbedaan antara ikigaiku yang kelas 10 lalu dengan yang sekarang, aku dapat lebih mengenal dan memetakan tentang diriku. Dari yang dulu mungkin tiap poin dari lingkaran besarnya hanya aku isi 3 hal, sekarang bahkan bisa sampai 5 atau lebih. Aku pun merasa senang, bukan hanya karena bisa lebih mengenal diriku dibanding dulu, tapi juga karena telah menemukan ikigai milikku. Proses pengerjaan ikigainya pun tidak berbeda jauh dibanding saat dulu membuat ikigai. Mulai dari 4 poin utama ikigai dan dilanjut ke irisan-irisannya. Jadi seperti inilah hasil ikigaiku yang kali ini…
“Menjadi pribadi yang mau dan terbuka untuk meningkatkan skill serta mempelajari hal baru dengan melakukan kolaborasi dan berbagi hasil karyaku sehingga dapat selalu menaikan level tujuan”
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES64 Mengenal Diri
Ketika berada di kelas 10, salah satu kegiatan rutin yang kelasku lakukan adalah sharing session. Jadi di sharing session ini kita akan berbagi cerita berdasarkan tema yang telah ditentukan. Contoh temanya antara lain idola, film yang disukai, hal yang disyukuri dalam hidup selama ini, dan masih ba…

AES006 Si *Sayah
"Kalau kita bukan badan, bukan pikiran, apa esensi kedirian manusia seutuhnya?", jadi sebuah pertanyaan pemantik dalam ruang diskusi bersama Kakak-kakak di hari terakhir minggu perencaan semester 2 TP21. Pertanyaan tersebut beberapa kali juga hadir dalam diri saya sebagai individu dalam kurun waktu…

AES815 WHO AM I?
Who Am I? Siapakah saya? Pernahkah kita betul-betul merenungkan hal ini? Kalau kita bicara tentang eksistensi manusia, tidakkah pertanyaan ini adalah pertanyaan yang terpenting? Sebelum lebih jauh, punten saya simpan satu video lagi di bawah ini. Tulisan-tulisan saya belakangan ini memang jadi repo…


