Diri

AES84 Belajar Hidup di Momen Sekarang

finsjournalpenulis arsip2

"Life is what happens to you while you are busy making other plans." - John Lennon, Beautiful Boy.

Hidup di momen sekarang adalah seni dan ilmu yang penting untuk dipelajari. Mengapa? Karena sering kali kita terjebak dalam penyesalan masa lalu atau kecemasan akan masa depan, sehingga kita lupa menikmati dan menghargai apa yang ada di depan mata.

Lalu, apa manfaat dari hidup di momen sekarang?

Di antaranya adalah peningkatan kesehatan mental dan fisik, hubungan yang lebih baik dengan orang lain, dan peningkatan produktivitas dan kreativitas. Manfaat hidup di saat sekarang termasuk mengurangi stres dan kecemasan. Ketika kita fokus pada saat ini, kita cenderung tidak memikirkan hal-hal yang mungkin tidak pernah terjadi, yang sering menjadi sumber kecemasan. Selain itu, dengan hidup di momen sekarang, kita bisa lebih menghargai keindahan dan peluang yang ada di sekitar kita, yang mungkin tidak kita sadari jika pikiran kita selalu melayang ke masa lalu atau masa depan.

Bagaimana cara melakukannya?

Ada beberapa langkah yang bisa kita ambil untuk mulai hidup di momen sekarang:

1. Praktikkan Kesadaran (Mindfulness)

Mulailah dengan fokus pada pernapasan, atau perhatikan detail-detail kecil di sekitar kita. Ini bisa membantu membawa pikiran kita kembali ke saat ini.

2. Menulis Jurnal

Catatlah apa yang dirasakan dan pikirkan. Ini bisa membantu kita mengenali pola pikir yang mungkin menghalangi untuk hidup di momen sekarang.

3. Belajar Bersyukur

Setiap hari, cobalah untuk menuliskan tiga hal yang disyukuri. Ini bisa membantu kita melihat nilai positif dari kehidupan sehari-hari.

4. Lakukan Satu Hal dalam Satu Waktu

Hindari multitasking yang bisa membuat pikiran kita terpecah. Fokus pada satu tugas akan membantu kita menikmati dan menyelesaikan tugas tersebut dengan lebih baik.

5. Berhenti Membandingkan Diri dengan Orang Lain

Ini akan membantu kita lebih menghargai perjalanan hidup sendiri dan mengurangi kecemasan sosial.

6. Terima dan Maafkan

Terimalah masa lalu dan maafkan kesalahan yang telah terjadi. Ini akan membantu kita melepaskan beban dan bergerak maju.

Semoga kita bisa menerapkan langkah-langkah di atas, kita bisa mulai menikmati hidup di momen sekarang dan mengurangi beban pikiran yang tidak perlu. Mari kita mulai belajar untuk hidup di momen sekarang dan nikmati setiap detiknya dengan penuh kesadaran dan kebahagiaan.

Salam, 

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

Diri

AES129 Bernafas Sejenak Sebelum Bicara

Tema "Breathe Before You Speak" yang diusulkan oleh Richard Carlson dalam bukunya "Don't Sweat the Small Stuff...and It's All Small Stuff" adalah sebuah strategi sederhana namun efektif yang dapat membawa hasil yang luar biasa. Inti dari strategi ini adalah mengambil momen untuk bernafas sejenak se…

finsjournal31
Diri

AES127 Seni Menerima Ketidakabadian

Mengulas "Melihat Gelas Sudah Pecah (dan Segala Sesuatu Lainnya Juga)": Sebuah Perspektif dari Richard Carlson Dalam bukunya yang berjudul "Don't Sweat the Small Stuff--and It's All Small Stuff", Richard Carlson mengajak kita untuk melihat kehidupan dengan perspektif yang berbeda. Salah satu bab ya…

finsjournal10
Diri

AES126 Mencari Kebenaran Dalam Opini

Dalam bukunya yang berjudul "Don't Sweat the Small Stuff... and it's all Small Stuff", Richard Carlson mengajak kita untuk melihat lebih dalam pada opini orang lain dan menemukan kebenaran yang tersembunyi di dalamnya. Ini bukan hanya tentang menerima bahwa orang lain mungkin juga benar, tetapi leb…

finsjournal10