AtomicEssay

AES84 Refleksi Etika

nathaniapenulis arsip2

Saat koordinasian pagi kelas ku membahas tentang etika, membahas etika selama kami berproses di KPB ini. Setelah membahas tentang etika kami selama berproses, aku jadi sadar kalau etika dalam kehidupanku juga masih belum baik. Walau pun aku berusaha tiap harinya untuk berlaku sopan santun ke tiap orang di sekitarku, mau itu orang yang ku kenali, atau pun orang yang tidak ku kenal. Seperti bertemu orang di jalan saat bepergian ke luar rumah, berucap permisi, terimakasih, dan sebagainya.

Aku pun selalu berusaha untuk ramah ke setiap orang yang berlaku baik kepadaku. Sejak kecil aku juga dikenal sebagai anak yang ramah senyum, selalu tersenyum saat ada orang yang menyapa, maupun mengobrol. Tapi kadang aku suka terlalu over untuk tersenyum setiap mengobrol, jadi setelahnya mulut terasa pegal. Aku pun kerap berucap permisi kalau melwati orang lain. Kemudian berusaha untuk sopan, tidak memalukan di depan orang baru, dan berbicara dengan sopan saat berbincang dengan orang lain.

Tapi ternyata etika ku masih kurang baik. Seperti kalau aku berbincang dengan orang baru, kadang kalau orangnya friendly dan welcome, aku jadi terlena dengan kebaikannya, jadi yang awalnya sudah sopan santun seperti berbicara ke atasan, malah jadi seperti berbicara ke teman dekat. Walau pun begitu aku tetap berusaha untuk berbicara sopan lagi.

Untuk bersosialisasi dengan orang baru seperti sopan santun, dan ramah menurutku sudah cukup baik. Tapi untuk meng – treats orang baru dengan baik aku masih cukup kesulitan. Seberti contoh kasus saat mentoring ke mentor, kadang aku hanya butuh mentor kalau saat aku ada pertanyaan saja. Karena yang ada di pikiran ku kalau mentor pun hanya peduli progress yang ku lakukan, aku juga pikir karena mentor punya kesibukan lain jadi tidak punya banyak waktu pula untuk ku. Sejauh ini feedback yang ku lakukan baru bilang terimakasih, dan melakukan masukan dari mentor yang mentor bilang. Belum sampai bilang kembali ke mentor kalau masukan mentor sudah ku lakukan, karena ku pikir mentor akan tahu saat menonton WIP ku.

Jadi etika ku untuk meng – treats orang lain yang baru ku temui masih kurang baik. Karena aku terlalu menyepelekan diri ku sendiri kalau aku tidak perlu untuk terus laporan sedetail mungkin ke mentor. Akhirnya pun aku lupa untuk terus mengkontak mentor. Kadang aku pun suka lupa kalau tiap orang tuh berbeda, dan tiap orang tidak akan berperikaku baik hati. Jadi aku harus berperilaku baik yang tapi berbeda ke tiap orang lain. Tidak bisa sama. Mungkin walaupun aku sudah bertemu banyak orang dan tahu tiap orang itu beda, dan tahu cara meng – treats orang itu berbeda, aku masih kadang cuek dengan apa yang diriku lakukan. Aku masih melakukan dan meng – treats orang dengan sama, jadi aku suka lupa kalau jawaban orang pasti berbeda.

Jadi aku harus lebih peka, dan peduli lagi dengan kebutuhan ku sendiri, dan siriku sendiri. Kemudian etika ku harus dikembangkan tidak hanya berisalam, ramah, sopan, dan santun, tapi cara meng – treats orangnya yang harus ku kembangkan. Sikap cuek tidak peduli ku harus ku hilang kan sedikit demi sedikit, agar aku bisa lebih peduli, peka, bahkan empati.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES203 Eksplor Braga 17+24/01/2023

Braga yang kita kenal, adalah satu jalan searah yang sering di jadikan pilihan untuk "hangout" dengan teman-teman atau keluarga, dan di jadikan tempat wisata. Namun ternyata Braga lebih dari itu. Setelah aku pergi keliling Braga yang ternyata lebih dari hanya satu jalan searah, aku seperti pergi ke…

nathania20
AtomicEssay

AES202 Babarengan cirikhas SMIPA

Babarengan sudah jadi ciri khas kegiatan di Smipa, semua jenjang melakukan kegiatan ini. Kegiatan babarengan dilakukan bisa bersama orantua, kolaborasi antar jenjang, dan perkelas itu sendiri. Babarengan biasanya identik dengan main bersama, lepas dari kegiatan belajar dan ujian yang telah selesai.…

nathania10
AtomicEssay

AES201 Perjalanan Magang

Akhirnya aku telah melaksanakan magang selama 3 bulan, kegiatan ini adalah proses wajib KPB. Lika-liku selama 3 bulan yang tidak sebentar itu ku lewati. Untungnya aku bisa menyelesaikannya dengan bermakna. Banyak pengalaman dan cerita baru yang kujalani. Beruntung sekali aku bisa menjalani proses m…

nathania41