AtomicEssay

AES850 Eksplorasi adalah Naluri Dasar Manusia

Andy Sutiosopenulis arsip2

Setelah obrolan beberapa sore lalu, saya menemukan video singkat ini yang ternyata nyambung banget dengan apa yang kita upayakan terus di Rumah Belajar Semi Palar. Sesuatu yang sering kita sebut-sebut di Semi Palar sebagai Eksplorasi. Dalam konteks KPB, ini nyambung banget juga dengan nama yang dijadikan identitas. KPB, Kelompok Petualang Belajar. 

Kalau dilihat dari gambar di bawah ini, gambar sekelompok manusia purba ini KPB banget. Sekelompok manusia yang mengeksplorasi dunia di sekitarnya dan belajar dari prosesnya. Proses inilah yang semestinya berjalan dalam proses pendidikan anak-anak, karena hal ini pada dasarnya adalah - seperti judul filem di bawah ini, insting (naluri) tertua manusia

Karena ini alamiah sifatnya, saya yakin ini ga mungkin salah. Manusia purba dan para leluhur kita walaupun tidak punya gelar akademik, mereka tidak bodoh. Merekalah yang menemukan berbagai hal yang menjadi pijakan-pijakan perkembangan peradaban sampai hari ini. Selanjutnya dalam proses peradaban sampai hari ini, seperti yang dijelaskan dalam video di bawah ini, manusia terus mendorong kemajuannya lewat kemampuannya untuk mengeksplorasi. 

Kenapa ini saya jadikan bahan tulisan di sini, sebetunya sederhana, di tengah peradaban yang semakin maju dan teknologi semakin modern, apa yang bisa kita lakukan untuk terus mendorong anak-anak kita terus bereksplorasi. Tugas kita memfasilitasi dengan demikian adalah membuka berbagai kemungkinan dan menciptakan ruang bagi anak-anak kita untuk terus mengeksplorasi diri dan lingkungan sekitarnya. Ini jadi penting disadari dan dipahami. 

Sebelum adanya sekolah sebagai institusi formal di mana menjadi ruang mencari ilmu, kemajuan peradaban berjalan juga. Menjadi menarik bahwa saat ini saat sudah ada lembaga formal yang namanya sekolah dan universitas, eksplorasi menjadi semakin terbatas - digantikan dengan orang-orang yang disebut guru, dosen dan profesor yang kemudian memindahkan ilmunya kepada murid dan mahasiswa di sekolah dan kampus-kampus. Ini perlu jadi bahan refleksi dan perenungan kita bersama. Semoga tulisan ini bermanfaat. Salam. 

Photo by cottonbro studio: https://www.pexels.com/photo/a-group-of-kids-scouting-9290021/

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES954 Tentang Upacara Bendera

"Kak, kenapa upacara bendera di Smipa hanya setiap tanggal 17?", 3 orang teman yang baru beranjak menginjak jenjang SMP di kelas 7 bertanya kepada saya. Pertanyaan saya kembalikan kepada mereka. Menurut kamu kenapa? Felno bilang, "Iya kan kak tanggal 17 itu kan tanggal peringatan hari kemerdekaan I…

Andy Sutioso00
AtomicEssay

AES953 Ngertakeun Bumi Lamba

Beberapa waktu lalu, seorang rekan tukar pikiran terkait forum NgoBrAS, @gunawan-muhtar membagikan info tentang kegiatan upacara adat yang akan diselenggarakan. Dari judul kegiatannya saja, upacara adat adalah sesuatu yang sudah sangat langka di jaman sekarang ini. Diselenggarakan di Gunung Tangkub…

Andy Sutioso00