AES858 AES Rame Lagi Nih!

Catatan kecil menjelang Festival Literasi. Tidak menghitung, tapi terasa bahwa semangat menulis di Ririungan mulai menyala lagi. Beberapa waktu lalu, mungkin sekitar sebulan yang lalu, Ririungan sepi. Seperti ruang di mana tidak banyak yang hadir, tidak banyak yang bicara. Tapi belakangan Ririungan mulai hidup lagi. Setiap ditengok, selalu ada sesuatu yang baru di sana.
Mungkin juga karena ini menjelang Festival Literasi. Bisa jadi. TIdak terjelaskan. Apakah ini membangunkan kesadaran baru tentang literasi, saya pikir begitu. Ada enerji yang besar yang sedang ditujukan ke perayaan literasi di Semi Palar. Kenapa literasi, karena literasi - bagi saya adalah perayaan kehidupan. AES adalah perayaan kehidupan, ruang di mana kita mencatatkan pengalaman kehidupan kita hari demi hari. Apa yang bisa dituliskan? Tentunya bisa apapun juga. Seriusan apapun juga. Saya pernah menuliskan pengalaman kecil saat menunggu pesanan pecel lele di tepi jalan. Itu salah satu hal yang saya syukuri. Dan kalau hari demi hari catatan itu terus kita rayakan, hidup kita adalah kumpulan perayaan dan rasa syukur kita dari hari ke hari.
Sama juga dengan tulisan ini. Mungkin sekilas seperti ga ada isinya. Tapi bagi saya ada. Saya menitipkan rasa syukur saya lewat tulisan ini bahwa AES - Ririungan mulai rame lagi. Bukan hanya rame ada milestone besar yang sudah dicapai oleh salah satu penulis AES, @joefelus yang sudah mencapai hitungan ke 1.500. Luar biasa. Salut dan apresiasi yang mendalam. Bukan hanya karena angkanya, karena begitu banyak narasi kehidupan yang sudah dibagikan di sini. Dampaknya tidak terukur, tidak terukur... Jadi sekali lagi terima kasih buat Joe dan para penulis AES. Mari ramaikan terus ruang literasi ini, ruang di mana kita bisa merayakan kehidupan. Salam.
Photo by Vlada Karpovich: https://www.pexels.com/photo/faceless-lady-with-notebook-and-laptop-on-floor-at-home-4050302/
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES867 Pecah yang Membawa Bahagia
Sudah dua hari ini saya tersenyum-senyum sendiri, saat membaca esai-esai warga Smipa di Ririungan. Eh maksudnya bukan senyum-senyum ga ada penyebabnya ya. Ada banget. Saya bahagia melihat postingan rekan-rekan yang menuliskan esai pertamanya di ruang penulisan ini. Entah sudah berapa ratus warga Sm…

AES868 Pesta Literasi
Tulisan ini agak terlambat munculnya. Terlambat karena memang belum bisa meluangkan waktu di tengah seminggu keriuhan Festival Literasi. Kemudian juga karena perlu waktu untuk mengendapkan berbagai proses dan pengalaman untuk bisa dituangkan ke dalam esai pendek. Berevolusi dari Festival Buku (Fest…

AES862 Banjir Ide, Banjir Semangat, FestLit TP21
Menuliskan ini dalam suasana Festival Literasi. Ada sesuatu yang berbeda kali ini, mungkin terpantik dari pengalaman Festival Literasi di tahun lalu, di mana perayaan literasi di Semi Palar diselenggarakan satu pekan penuh. Lima hari kegiatan yang diisi berbagai bentuk aktivitas literasi. Dengan ke…
