AES886 Memahami Jiwa

Pagi ini saya di rumah aja, sambil menunggui mang Uje membongkar sarang rayap yang berulang kali menghadirkan laron di rumah saya. Soal laron ini pernah saya jadikan judul tulisan juga di sini, wkwkwk.
Sinkronisitas ternyata hadir lagi pagi ini melalui layar hape saya. Banyak hal terasa lebih cepat hadirnya dibandingkan dulu sebelum media digital menghadirkan banyak konten untuk bahan belajar saya. Tapi ya, saya yakin, konten-konten ini hadir pada waktunya. Guru akan hadir saat muridnya siap.
Pagi ini muncul di timeline saya tentang Jiwa. Satu kata yang belakangan lebih sering ditulis dan disebutkan . Tapi saya yakin juga bahwa soal jiwa ini belum kita pahami sepenuhnya. Apa jiwa itu sebetulnya. Bagaimana kepingan eksistensial yang sangat penting ini hadir dan berperan di dalam hidup dan kehidupan kita. Setelah menyeduh kopi, saya dengarkan konten ini.
Photo by Allan Acason: https://www.pexels.com/photo/solitary-figure-on-steps-under-stormy-sky-32210192/
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES954 Tentang Upacara Bendera
"Kak, kenapa upacara bendera di Smipa hanya setiap tanggal 17?", 3 orang teman yang baru beranjak menginjak jenjang SMP di kelas 7 bertanya kepada saya. Pertanyaan saya kembalikan kepada mereka. Menurut kamu kenapa? Felno bilang, "Iya kan kak tanggal 17 itu kan tanggal peringatan hari kemerdekaan I…

AES953 Ngertakeun Bumi Lamba
Beberapa waktu lalu, seorang rekan tukar pikiran terkait forum NgoBrAS, @gunawan-muhtar membagikan info tentang kegiatan upacara adat yang akan diselenggarakan. Dari judul kegiatannya saja, upacara adat adalah sesuatu yang sudah sangat langka di jaman sekarang ini. Diselenggarakan di Gunung Tangkub…
