AES905 Menjalani Hidup? Nyantai aja gak sih?

Seperti biasa, saya meninggalkan catatan tentang hal-hal menarik yang saya temukan di timeline Youtube saya. Saya semakin meyakini ini bukan semata algoritme, tapi juga bagian dari sinkronisitas. Kok begitu? Iya lah, kan Youtube juga kan 'diciptakan' oleh manusia - yang berpijak dalam kesadarannya. Di dalam lapisan yang lebih subtil - disadari atau tidak, manusia tidak akan pernah bisa melepaskan diri dari hukum alam atau berbagai takdir kesemestaan. Ini saya yakini.
Baiklah. Perhatikan judulnya baik-baik. Nothing In Life Really Matters. Jadi tidak ada hal yang betul-betul bermakna di dalam kehidupan ini. Ini bukan berarti bahwa hidup tidak ada maknanya. Beda ya... Sebaliknya, hidup itu ga perlu ngotot-ngotot amat. Nyantai aja... Dinikmati perjalanannya.
Manusia juga diberikan anugerah rasa melalui ruang kesadarannya - salah satunya untuk merasa bahagia dan merasa damai. Ngapain kalo hidup dibawa susaah terus... rugi kan. Dalam fenomena jaman di mana kegalauan emosi, kehilangan makna dan overthinking semakin menguasai manusia, hal ini perlu kita sadari betul.
Lagipula, Tuhan sudah menciptakan dan mengatur alam semesta ini. Semesta ini sudah punya aliran arus dan arahnya sendiri. Seberapa kuat sih kita manusia melawan aliran semesta dan merasa bahwa segala sesuatu hidup harus diatur dan dibuat sesuai dengan keinginan kita.
Lagi pula, kita jarang sekali merenungkan, dari mana sih segala ekspektasi itu hadir? Saya yakin seyakin-yakinnya berbagai standar kehidupan yang kita bawa-bawa dalam pikiran kita datang dari luar. Dari berbagai ketakutan dan kecemasan diri yang datang dari luar, dari masyarakat, dari keluarga dan seterusnya.
Yang terus bicara ini dan menguasai pikiran manusia adalah Ego. Ego yang hidup dan bekerja tanpa lelah melalui kerja pikiran kita. Tidak heran bahwa otak manusia mengkonsumsi 20 persen dari enerji yang dibutuhkan oleh tubuh. Boros banget. Tapi kalau kita bisa mengelola pikiran dengan baik, lebih rileks, mestinya kita juga lebih 'hemat enerji', dan ga cepat lelah... Lebih asik kan? Balik lagi ke atas, menjalani hidup ya nyantai aja... Ya nggak sih? Kalau diri kita sendiri ditanya? Jawaban sejujur-jujurnya mestinya sederhana. Kita hanya ingin bahagia. Dan bahagia itu sederhana.
Video di bawah ini sangat menarik dicermati dan ditangkap maknanya.
Dalam rentang kesemestaan yang lebih besar, kita itu nyaris tidak bermakna. Tapi kita ada, jiwa kita hadir di sini untuk menemukan keutuhannya. Karenanya kita diberikan anugerah kehidupan saat ini. Anugerah kehidupan inilah yang perlu kita apresiasi dan kita syukuri sebesar-besarnya. Merayakan kehidupan - setidaknya ini adalah apa yang bisa kita 'kembalikan' kepada Sang Pencipta atas apa yang sudah dianugerahkan kepada kita. Rahayu Sagung Dumadi, semoga semua makhluk berbahagia .
Photo by Said E : https://www.pexels.com/photo/hole-in-cardboard-and-motivation-text-15855218/
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES898 A Silent Transition
Alam semesta tidak pernah berubah - selalu bergerak, sejak titik awal penciptaan sampai hari ini. Milyaran tahun berjalan sampai membawa segala sesuatu berada di titik kita hari ini. Ada enerji besar dan kesadaran universal yang membawa kita ke sini. Entah sudah berapa siklus semesta, besar dan kec…

AES893 Algoritma Semesta
Ada koneksi yang tak terjelaskan secara logika antara manusia dan semesta. Koneksi ini mendalam dan bekerja dalam diam. Karenanya di tengah ritme kehidupan yang bekerja serba cepat hari ini, manusia tidak banyak menyadarinya, kecuali ia merasakan dan berusaha menemukan apa yang sebetulnya bekerja.…

AES889 Gerbang Pikiran dan Ruang Batin
Masih nyambung sama pertemuan Bukan Ngobras tapi Tetap Ngobras beberapa hari yang lalu. Pagi ini saya baru punya kesempatan untuk menuliskan catatan tentang pertemuan kemarin - secara spesifik dalam konteks menrancang pijakan - dan kerangka (framework) agar pertemuan Ngobras di waktu-waktu mendatan…
