AES96 Experiment with Back Burner

Dalam tulisan kali ini saya mengambil judul asli dalam Bahasa Inggris, "Experiment with Back Burner", karena terus terang agak sulit untuk mencari padanan kata dalam Bahasa Indonesia.
Setelah berselancar di dunia maya, mencari pengertian Back Burner, ternyata istilah ini cukup viral di kalangan generasi zaman now. Istilah ini punya banyak makna yang berbeda;
Istilah "backburner" menjadi populer di media sosial, terutama TikTok, melalui lagu yang dibawakan oleh seorang penyanyi, NIKI. Backburner menggambarkan situasi di mana seseorang dianggap sebagai "cadangan" dan bukan prioritas utama. Namun, dalam Bahasa Inggris sendiri, "backburner" berarti "yang ditangguhkan".
Dalam buku Don't Sweat the Small Stuff karya Dr. Richard Carlson, konsep "Experiment with Back Burner" mengacu pada ide untuk membiarkan pikiran bawah sadar kita bekerja pada masalah atau ide sambil melakukan aktivitas lain.
Contoh dari konsep ini bisa ditemukan dalam berbagai situasi. Misalnya saat kita sedang berjuang dengan masalah kompleks, kita memutuskan untuk beristirahat dan melakukan aktivitas yang tidak terkait, seperti berjalan-jalan atau mendengarkan musik. Selama waktu ini, pikiran bawah sadar kita terus memproses masalah tersebut, sering kali menghasilkan wawasan atau solusi yang tidak terduga saat teringat kembali ke masalah itu.
Memanfaatkan dan mencoba konsep ini, sekaligus melatih kemampuan alam bawah sadar kita untuk meningkatkan kreativitas dan inovasi. Dengan memberikan diri kita waktu untuk menjauh dari masalah, artinya memberikan kesempatan bagi pikiran kita untuk melihat masalah dari perspektif yang berbeda dan menemukan solusi yang mungkin tidak terlihat saat kita terfokus pada masalahnya.
Bagaimana cara memulai "Experiment with Back Burner"?
Langkah pertama adalah mengidentifikasi masalah atau ide yang ingin ditangani. Kemudian, sengaja alokasikan waktu untuk menjauh dari masalah tersebut dan lakukan aktivitas yang berbeda yang dapat merangsang pikiran kita dengan cara yang berbeda. Ini bisa berupa hobi, meditasi, atau bahkan tidur siang. Yang penting adalah membiarkan pikiran kita bebas dari tekanan menemukan solusi dengan tergesa.
"Experiment with Back Burner" berbicara tentang mempercayai proses kreatif dan membiarkan pikiran bawah sadar kita melakukan pekerjaannya. Seperti yang dikatakan oleh Albert Einstein, “Creativity is intelligence having fun.” Jadi, berikanlah waktu bagi pikiran kita untuk 'bermain'.
Sudah siap mencoba? Mungkin kita akan terkejut dengan apa yang dapat ditemukan oleh alam bawah sadar kita.
Salam,
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES129 Bernafas Sejenak Sebelum Bicara
Tema "Breathe Before You Speak" yang diusulkan oleh Richard Carlson dalam bukunya "Don't Sweat the Small Stuff...and It's All Small Stuff" adalah sebuah strategi sederhana namun efektif yang dapat membawa hasil yang luar biasa. Inti dari strategi ini adalah mengambil momen untuk bernafas sejenak se…

AES127 Seni Menerima Ketidakabadian
Mengulas "Melihat Gelas Sudah Pecah (dan Segala Sesuatu Lainnya Juga)": Sebuah Perspektif dari Richard Carlson Dalam bukunya yang berjudul "Don't Sweat the Small Stuff--and It's All Small Stuff", Richard Carlson mengajak kita untuk melihat kehidupan dengan perspektif yang berbeda. Salah satu bab ya…

AES126 Mencari Kebenaran Dalam Opini
Dalam bukunya yang berjudul "Don't Sweat the Small Stuff... and it's all Small Stuff", Richard Carlson mengajak kita untuk melihat lebih dalam pada opini orang lain dan menemukan kebenaran yang tersembunyi di dalamnya. Ini bukan hanya tentang menerima bahwa orang lain mungkin juga benar, tetapi leb…
