AtomicEssay

AES96 Kelinci Percobaan

reginamirdanpenulis arsip2

Sebelum membaca essay ini, kamu perlu membaca essay sebelumnya. Karena nanti ga nyambung :D

  1. Rutin
  2. Tutur Kata Baik
  3. Setiap orang yang ditemui adalah narasumber, setiap kata yang mereka ucapkan adalah informasi, dan setiap tempat bisa di jelajahi

Tiga hal esensial yang membimbing kami sampai hari ini, terutama ketika penjelajahan. Aku juga tidak pernah menyangka bahwa tiga hal praktis ini bisa sangat impactful. Terimakasih karena teman-teman Banua Tada dapat menginterpretasi tiga hal ini secara mendalam dan menerapkannya dengan sungguh-sungguh.

Untuk menutup tetralogi essay ini, aku ingin menyampaikan satu rahasia darimana ide tiga hal diatas muncul, jawabannya adalah menjadikan diriku sendiri sebagai ‘kelinci percobaan’.

Ketika berkonsultasi ke KJ kami yang sering ngopi, misalnya saat dihadapkan dengan dua pilihan, ia tidak pernah membantuku untuk memilih salah satunya. Kalimat yang selalu ia gaungkan yakni “lakukan hal yang paling kamu kuasai dan bisa kendalikan”, sepertinya dari 12 pertanyaan yang ku ajukan 9 diantaranya dijawab dengan template itu, 2 ga dikasih jawaban, 1 ga di read hahaha.

Intinya, aku selalu diingatkan untuk menerapkan pada anak hal-hal yang aku kuasai atau setidaknya sudah aku lakukan sebelumnya. Dan salah satu caraku adalah dengan menjadikan diriku sendiri bahan percobaan, seperti rutin yang sudah ku terapkan pada diriku sendiri selama beberapa tahun. Jadi saat penjelajahan aku sudah tidak repot dengan mengelola rutinku sendiri karena aku sudah terbiasa dengan itu.

Lalu, untuk tutur kata baik, aku pernah berada dalam fase dimana aku selalu menyesalkan apa yang telah aku katakan. Aku takut kata-kata yang aku sampaikan menyakiti hari seseorang secara tidak sengaja, sehingga aku berusaha untuk memperindah setiap kalimat yang aku sampaikan. Bahkan dalam beberapa kesempatan, aku mencoba untuk menuliskan terlebih dahulu kalimat yang akan aku sampaikan, walaupun terkadang tulisan itu tidak aku baca kembali, karena memang proses yang aku butuhkan adalah menuliskannya untuk membantu menstrukturkan kalimatku.

Hal terakhir agak berbeda, karena muncul dari pemikiranku tentang bagaimana seorang penjelajah harus bersikap, yang aku elaborasikan dengan bagaimana perasaaanku saat orang di depanku tidak menaruh fokus penuhnya padaku.

Menjadikan diri sebagai bahan percobaan ini mungkin kalo bahasa kerennya “literasi diri’, aku mencoba terus mendalami diriku dan ternyata hal itu bisa menjadi referensi untuk membantu anak-anak berkembang. Diri ini adalah potensi tanpa batas yang perlu terus didalami.

Hari ini, kami menutup rangkaian penjelajahan. Salah satu bonus tak terduga yang aku dapatkan dari program ini adalah aku merasa lebih dekat dan tidak canggung dengan orang tua teman-teman Banua Tada. Kalo sama teman-teman Banua Tadanya sih aku udah bosen yah hahaha. Aku juga ingin berterimakasih pada semua pihak yang telah membantu, mendukung, mengapresiasi kami.

Terakhir, mari terus beresonansi duhai jiwa-jiwa penjelajah.

P.s ada unsur kebohongan dalam essay ini, bagian mana ya?

Tebak sendiri dong :P

Komentar (1)

Andy Sutioso

Terima kasih banyak ka Gina catatan pelengkapnya untuk penjelajahan Banua Tada. Keren kak. Nuhun.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES187 Mata Ashita Novel

Halo teman-teman yang budiman, seperti beberapa tulisan terakhir yang saya buat, saya banyak menjelaskan proses refleksi selama pengerjaan novel ini. Dari hari-hari yang terasa kosong, dari pikiran yang terlalu ramai, dari pertanyaan tentang sakit, kehilangan, kesepian, sampai harapan yang entah ka…

carloslos21
AtomicEssay

AES935 Dialog Batin : Akar Perwujudan Kehidupan Manusia

John Dewey bilang, Pendidikan adalah Kehidupan itu Sendiri. Dalam konteks itulah, kita perlu berupaya memahami apa yang disebut dengan manusia seutuhnya dalam konteks kehidupannya yang sejati, tentunya dalam pemaknaannya yang paling fundamental. Manusia sejatinya adalah makhluk spiritual. Hal ini t…

Andy Sutioso10
AtomicEssay

AES756 Mandala dan Menulis

Tulisan hari ini sekedar catatan pendek saja dari proses yang berjalan beberapa hari ini. Keseruan lima hari di Festival Literasi. Menarik mengamati proses di dua ruang lokakarya (workshop). Hmm, lebih asik sebetulnya disebut ruang eksplorasi ya, karena sebetulnya proses itulah yang kita lakukan, m…

Andy Sutioso110