AES98 pendopo AES

Pagi ini ikut menulis bareng rekan-rekan penulis AES. Ketika tengah menimbang untuk melanjutkan draft yang sudah ada, perhatianku teralih oleh buku kojo yang ada di depanku. Tiba-tiba saja ingin berbagi cerita. Paling tidak sekeping tulisan Natalie Goldberg yang kerap menjadi tempat aku mencari gagasan saat merasa buntu. Kupilih acak esai ringannya yang tidak terlalu panjang, supaya tidak lama. Tentang ‘Sedikit Rasa Manis’, asosiasi rasa manis saat mulai melakukan sesuatu yang sulit, untuk mengingatkan dan menempatkannya sebagai sesuatu yang menyenangkan, sebagai teman. Seperti menulis untuk diri ini. Ah iya, untuk rekan-rekan penulis yang sudah dapat menggulirkan tulisannya hari ke hari di sini, tentunya sudah dapat menikmati dan merasakan bagaimana terhubung kembali dengan diri dalam proses menulis rutinnya, tak perlu proses ini asosiasi lagi.
“As every author and every reader knows, writing well is the best trip of them all.” (Gore Vidal) ..and don't even worry about writing "well". Just writing is heaven. (Natalie Goldberg)
Aku belum berhasil mendapatkan buku aslinya. Beberapa kali bertanya, habis dan belum kembali diproduksi. Baru membaca terjemahannya saja, itupun sudah membuatku terpikat. Meski menurut pendapat (idealku) belum pas benar. Memang tidak mudah menerjemahkan, terlebih sesuatu yang berasal dari rasa. Secara bahasa belum tentu ada kosa kata yang sesuai, secara rasapun belum tentu penerjemah menangkap maksud penulis. Namun Natalie sendiri berhasil menyampaikan ikhwal menulis sebagai sesuatu yang penuh kebaikan dan manfaat, meski tak dipungkiri bukan sesuatu yang mudah. Karenanya ia pun memberi banyak strategi, cara dan tips yang tidak biasa, dan disampaikan dengan gayanya yang sangat mengalir, bebas, tajam dan to the point. Lalu, ternyata pak Ahkam sigap sekali, mencari e-booknya. Dan sebentar kemudian sudah mengirim tautan PDFnya. Horee.. senangnya.. =) ini judulnya berbagi malah dibagi.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:
114 memulai kembali
Tung, masuk sebuah pesan, “Mumpung libur ayo nulis lagi..” Wah iya, lama sekali tidak mengunggah tulisan. Meski menulis sih tetap jalan, karena sudah jadi kebutuhan diri. Tapi membaca AES memang jadi banyak berkurang. Bukan tak rindu, justru jadi ngeh bahwa kadang memilih tidak membaca, karena seka…
AES89 apresiasi
Masih seputar AES. Saya sangat mengapresiasi tulisan-tulisan yang berhasil diunggah. Karena proses menuang gagasan itu pastinya bukan hal yang mudah bagi semua orang. Tapi yakin juga bahwa setiap orang pasti punya sesuatu untuk diceritakan. Tidak mesti sesuatu yang ilmiah, pengetahuan yang dikuasai…

AES88 Esai
Apa yang dimaksud dengan Esai dalam AES? Salah satu pertanyaan yang muncul dalam diskusi akhir pekan kemarin. Mungkin menjadi pertanyaan karena ragam tulisan dalam AES termasuk luas untuk dikategorikan pada satu bentuk tertentu. Menurut Wikipedia, esai adalah prosa yang membahas suatu masalah secar…
