Proyek Mini 1: Crochet Checkered Tote Bag

foto hasil proyek
Halo semuanya! Aku Jasmine. Aku baru saja menyelesaikan proyek mini pertamaku. Sekarang, aku akan menceritakan proses dan hasil dari proyek mini yang aku telah kerjakan. Yuk, simak ceritanya!
.
Aku sangat tertarik dalam seni rajut. Terutama bagaimana benang lurus yang asalnya biasa-biasa saja bisa menjadi pola yang indah. Karena aku penasaran, aku akan mencoba mengulik cara merajut. Sebelumnya, aku sudah bisa merajut satu pola dengan knitting needle. Aku menemukan ketenangan saat merajut dan karena itu lah aku memilih merajut untuk proyek mini kali ini. Proyek kadang bisa membuat stres. Karena itu lah aku harap dengan memilih merajut sebagai proyek kali ini, aku dapat menemukan ketenangan di saat mengerjakan proyek.
Aku ingin lebih mengeksplor dunia rajut. Jadi, kali ini aku tidak menggunakan knitting needle tetapi menggunakan hakpen untuk merajut tote bag yang aku buat.
.
Aku ingin hasil tote bag yang aku buat bisa digunakan dan berguna untuk kedepannya. Dalam prosesnya, aku ingin menjadi lebih teliti, lebih baik dalam membuat rencana, dan lebih baik dalam mengira-ngira sesuatu, Aku dapat menjadi lebih teliti saat merajut tote bag tersebut dan dapat menjadi lebih baik dalam membuat rencana dan mengira-ngira sesuatu saat menentukan ukuran tote bag yang aku akan buat.
.
Aku akan merajut tote bag dengan motif catur. Aku memilih untuk membuat tote bag dengan motif catur karena menurutku dengan kesulitan pola catur yang sedang dan membutuhkan waktu untuk menyelesaikannya. Tote bag dengan motif catur akan menjadi sangat cocok untuk dikerjakan saat proyek mini. Warna yang aku gunakan untuk tote bag adalah serenity dan putih. Jika dilihat, Serenity adalah warna biru muda biasa. Tetapi ada arti di balik warna ini. Serenity adalah warna yang menunjukan ketenangan dan kedamaian dalam waktu cepat dan bergejolak. Sama persis seperti proyek mini yang aku lakukan. Aku memilih untuk merajut karena itu adalah hal yang menenangkan tetapi aku hanya mempunyai waktu dua minggu untuk menyelesaikan proyek mini ini.
.

Pada mimggu pertama aku membuat salah satu dari bagian badan totte bag ini. Aku membutuhkan waktu yang lama karena balum terlalu biasa menggunakan hakpen.
.

Pada minggu kedua aku sudah terbiasa dalam menggunakan hakpen dan aku dapat membuat bagian badan kedua, tali, dan menggabungkan semua bagian menjadi satu.
.
Aku ingin hasil tote bag yang aku buat bisa digunakan dan berguna untuk kedepannya. Dalam prosesnya, aku ingin menjadi lebih teliti, lebih baik dalam membuat rencana, dan lebih baik dalam mengira-ngira sesuatu, Aku dapat menjadi lebih teliti saat merajut tote bag tersebut dan dapat menjadi lebih baik dalam membuat rencana dan mengira-ngira sesuatu saat menentukan ukuran tote bag yang aku akan buat.
.
Menurutku, sasaran dan tujuan yang telah aku tetapkan sebelumnya telah tercapai, karena dalam proses pengerjaan tote bag ini aku selalu memperhatikan apakah benangnya terlalu longgar atau tidak, apakah aku merajut di tempat yang tepat atau tidak. Hal ini bisa dibuktikan dengan kesalahan yang minim pada tote bag yang aku buat.
Aku ingin tote bag yang kubuat cukup dan kuat untuk peralatan sekolah seperti buku-buku, alat tulis, dan tempat minum. Setelah kucoba untuk mengangkat dan memuat semua barang tersebut, tote bag yang kubuat dapat memuat semua barang tersebut tanpa kendala. Namun sepertinya tote bag ini tidak akan kuat untuk mengangkat barang yang berat.
.
Jika aku bisa memperbaiki proyek ini agar proses dan hasilnya bisa lebih optimal, aku akan membuat jahitan untuk menyambung semua bagiannya di dalam bukan di luar. Walaupun jika jahitannya di luar masih terlihat bagus sepertinya jika jahitannya di dalam akan terlihat lebih rapi.
.
Bagiku, proyek ini memberi makna dan pembelajaran bagi diri, yakni untuk menggunakan semua kesempatan yang ada. Aku tidak bisa hanya menggunakan waktu mengerjakan proyek mini untuk mengerjakan proyek ini jadi aku harus mengerjakannya di luar jam proyek mini. Aku juga mempunyai banyak hal lain yang harus aku kerjakan selain proyek mini jadi aku harus menggunakan waktu luangku untuk mengerjakan proyek ini. Karena aku menggunakan waktu luangku untuk mengerjakan proyek ini, aku dapat menyelesaikannya tepat waktu.
.
Dari penceritaan proses dan hasil yang telah aku jabarkan di atas, maka aku menilai Proyek Miniku kali ini dengan nilai 9 dari skala 1-10. Alasannya, tote bag yang kubuat sudah cukup baik walaupun belum sempurna. Proses dalam mengerjakan proyek ini juga berjalan dengan lancar dan aku pun mendapatkan sebuah pelajaran dalam prosesnya. Secara keseluruhan, aku puas dengan proyek mini kali ini.
.
Itulah ceritaku tentang proses dan hasil dari proyek mini pertamaku. Terima kasih sudah membaca sampai akhir. Sampai jumpa di proyek mini berikutnya!
Komentar (1)
Setujuuuu huhuhu, layak dijual ini mahhh
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:
Proyek Mini #1: Membuat Candi Prambanan dalam Satu Malam
Foto hasil proyek Hai, saya Ome. Kali ini, saya akan menceritakan tentang proses dan hasil Proyek Mini #1 saya yang bertajuk Membuat Candi Prambanan dalam Satu Malam. Mungkin kamu penasaran, kok bisa sih saya melakukan hal tersebut? Yuk, mari simak ceritanya! . Latar belakang aku memilih untuk mela…
Proyek Mini #1: Figurin Olaf The Snowman
hasil karya Hai saya Leon, jadi untuk Proyek Mini kali ini saya membuat figurin Olaf. Bagaimana ya proses pembuatannya? Ikuti terus... Semenjak dulu aku belum pernah membuat figurin. Jadi figurin adalah miniatur karakter nyata/fiksi. Saat masih kecil, aku pernah menjalani proyek dengan seniman saat…
Leon51Proyek Mini #1 Melukis Menong
Foto hasil proyek Halo! Aku Kandita dan aku akan menceritakan hasil kerja Proyek Mini ku yaitu melukis menong! Mau tau apa itu lukisan menong? Ayo cari tau apa itu lukisan menong! Aku memilih melukis sebagai proyek miniku salah satunya karena sebenarnya aku tidak suka melukis, jadi aku ingin mencob…
kanditaa70