Resensi Buku Kita Pergi Hari Ini

Judul: Kita Pergi Hari Ini
Penulis: Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie
Jumlah Halaman: 194 halaman
Penerbit: Kepustakaan Populer Gramedia [KPG]-Jakarta
Tanggal Terbit: Oktober 2021
ISBN: 978-623-134-269-0
Bahasa: Indonesia
Novel ini dipenuhi oleh imajinasi. Imajinasi indah dan mengerikan, semuanya dijelaskan dengan detail oleh sang penulis, Ziggy. Dengan gaya menulisnya yang khas, semua imajinasi tersebut dijelaskan dengan tambahan kata-kata yang indah. Penyusunan kata-katanya juga sangat khas. Selain penulisannya, imajinasi dari Ziggy sangatlah luas. Imajinasi tersebut tertuang dengan baik sehingga ia seperti sedang menyalurkan imajinasinya kepada para pembaca. Imajinasi Ziggy sangatlah liar hingga pembacanya bisa menjadi ambigu. Imajinasinya terkadang absurd dan mengerikan. Awalnya yang seperti buku cerita anak-anak sangatlah menipu. Ia dapat memasukkan makna mendalam yang diperlihatkan secara perlahan.
Sinopsis:
Mi, Ma, dan Mo adalah anak-anak dari Pak Mo dan Bu Mo. Suatu hari, mereka dipertemukan dengan Nona Gigi, seekor kucing luar biasa. Nona Gigi akan mengurus mereka semua sembari Pak dan Bu Mo pergi bekerja. Tidak lama setelah itu, mereka bertemu orang baru lagi. Tetangga mereka yang kembar, Fifi dan Fufu.
Suatu hari, semua anak-anak itu diajak pergi ke Kota Terapung Kucing Luar Biasa oleh Nona Gigi. Akhirnya mereka semua pergi, perjalanan mereka tidaklah sederhana, melewati banyak sekali keajaiban yang indah maupun mengerikan. Di Kota Terapung, mereka berjalan-jalan dan bermain. Tapi semakin lama mereka di sana, ada banyak bayang-bayang yang mengerikan. Rahasia dari Kucing Luar Biasa terbuka, mereka “memburu” anak-anak. Semua anak-anak itu buru-buru kabur. Namun Fifi tidak selamat.
Setelah akhirnya mereka kembali ke pelukan orang tua mereka. Tapi tiba-tiba orang tua mereka tidak mengingat Fifi? Semua anak-anak menangis kebingungan dan tidak ada yang tahu nasib Fifi. Orang tua mereka berbisik, “Sial, hanya berkurang satu.”
Kelebihan:
Buku ini ditulis dengan susunan kalimat yang khas dan indah. Gaya menulisnya juga tidak membosankan namun masih dapat dipahami dengan jelas. Ada imajinasi yang sangat liar di dalam buku ini, namun tetap ada makna mengerikan dan plot twist yang dimasukkan secara perlahan. Dalam membaca buku ini, emosi dan pemikiran pembaca akan diacak-acak dengan liar.
Kekurangan:
Walaupun imajinasinya liar dan indah, serta ada plot twist, alur ceritanya kurang konsisten dan terstruktur. Bagian awal yang kurang penting dijelaskan dengan detail dan kejadian di awal sangatlah banyak. Tapi bagian plot twist atau konflik cerita sangatlah singkat dan terburu-buru. Tidak hanya gaya menulisnya yang lebih tidak detail, namun kejadiannya sangat tidak imbang. Rasanya cerita di awal hanya
Pesan moral:
Jika belum mampu menghidupi seorang anak, janganlah mempunyai seorang anak. Karena nantinya anak itulah yang akan disalahkan dan mendapat dampak yang tidak pantas untuk mereka. Padahal yang membuat keputusan bukanlah anak itu, namun orang tuanya. Dan anak kecil adalah manusia seutuhnya, bukan hanya “anak kecil”. Orang dewasa harus dapat melihat anak kecil sebagai sesama manusia yang memiliki pemikiran dan pendapat walau belum seperti para orang dewasa.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

Resensi Buku: Lima Sekawan Minggat
Identitas bukuNama penulis: Gnid BlytonJumlah halaman: 267 halamanPenerbit: Gramedia Pustaka UtamaCover:Keunggulan BukuDari buku lima sekawan ini hal yang sangat menarik adalah alur ceritanya yang sangat seru karena buku ini tentang petualangan yang sangat seru. Ada banyak juga hal yang bisa dipela…

Resensi Buku Unik berisi Dunia Baru
Judul: The Golden Compass Penulis: Philip Pullman Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit: Cetakan keempat: Mei 2008 Halaman: 486 Lebar: 15 cm Panjang: 23 cm ISBN: 978-979-22-2488-7 Identitas buku: Buku The Golden Compass (Judul asli adalah Northern Lights di Inggris) ditulis oleh Philip P…
Resensi Buku "Si Anak Pemberani"
Membuka Cerita Si Anak Pemberani Judul buku: Si Anak Pemberani Penulis: Tere Liye Penerbit: Republika Penerbit Tahun terbit: 2018 Tebal buku (dalam halaman): 420 Halaman Dimensi ukuran buku: Panjang - 13.5, Lebar - 2.5, Tinggi - 20.5 Harga buku: 83.000 Rupiah Hai, kali ini aku ingin menceritakan te…

