AtomicEssay

103 it's a wonderful life

innocentiainepenulis arsip2

Sebuah film lawas yang kerap jadi pilihan untuk diputar menjelang natal. Awalnya karena latar belakangnya yang kental dengan suasana Natal. Untuk aku, musik atau film bernuansa Natal membangun spirit dan kadang mengingatkan kembali pada makna yang perlu diresapi dan digali dari tahun ke tahun. Pertama kali kutonton sebenarnya bukan saat Natal, tapi ketika NobarMisbar bersama kakak-kakak di lapang rumput sekolah bertahun silam. Film produksi Frank Capra ini sedikit mengingatkanku pada cerita klasik A Christmas Carol-nya Charles Dickens. Sempat disebut sebagai ‘one of the greatest films of all time’, dan diakui Capra sendiri sebagai film favoritnya diantara film-film lain yang ia produksi.

George Bailey, seorang pemuda yang tinggal di sebuah kota kecil. Ia merelakan banyak impiannya, karena selalu mendahulukan kepentingan orang-orang di kotanya. Suatu ketika kemalangan menimpa usahanya. Di tengah keputusasaannya ia berniat untuk mengakhiri hidupnya. Di sinilah cerita dimulai. Clarence Odbody, seorang malaikat penjaga diutus untuk menyelamatkan George. Yang Clarence lakukan adalah menunjukkan pada George, bahwa tanpa ia sadari keberadaannya telah menyentuh dan membawa kebaikan bagi banyak penduduk di kota tersebut.

"Strange, isn't it? Each man's life touches so many other lives. When he isn't around he leaves an awful hole, doesn't he?"

Memang masih terlalu jauh untuk menulis tentang Natal. Namun aku terus kembali teringat pada film ini, khususnya kutipan dari malaikat Clarence tersebut. Mungkin karena baru saja menghantar kepergian seorang kerabat dekat, dan bertemu dengan lingkaran terdekat yang ditinggalkan. Seperti ada kekosongan besar yang entah butuh berapa lama untuk ditambal. Semoga terisi oleh kenangan indah dan kebaikan, maaf dan pengampunan, serta harapan untuk esok.

Komentar (3)

joefelus

Ini jadi film yang dijadikan tradisi untuk ditonton setiap tahun menjelang Natal kak. (Termasuk miracle 0n 34th street, Christmas carrol, bahkan home alone dan percaya atau tidak Die hard! hahaha) Di Bandung belum terasa, tapi di sini sudah mulai.. konser2, pertunjukan musik, opera dan ballet model nut crackers sudah mulai dipromposikan. belum lagi yang jual hiasan2 :)

innocentiaine

Ooh sama ya pak kebayang kalo di sana suasananya pasti beda banget.. tapi baru tahu kalo sudah mulai dari November..

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

110 yesterday

Jenis font yang khas pada judul film ini segera menarik perhatianku. Wah pasti film tentang Beatles nih.. Ternyata bukan tentang Beatlesnya sendiri. Justru berkisah ketika dunia tidak mengenal Beatles. Terjadi black out 12 detik di seluruh dunia. Jack Malik, seorang pemusik yang baru saja memutuska…

innocentiaine32
AtomicEssay

AES74 desa kincir air

20 September. Hari ini aku teringat pada episode mimpi terakhir dari film Akira Kurosawa, Desa Kincir Air. Seorang pemuda berjalan di sebuah desa yang permai. Rumah-rumah sederhana, sungai jernih, jembatan kayu, kincir air, sawah, kebun, ladang dan anak-anak bermain di alam. Di tengah perjalanan ia…

innocentiaine20
AtomicEssay

AES29 awal kehidupan

"The Beginning of Life" documentary banner of young girl gazing at apple blossom. Maria Farinha Filmes Di setiap jenjang selalu ada hal-hal menarik untuk dikupas. Namun mungkin karena pada dasarnya mudah jatuh hati pada anak kecil, untuk aku jenjang usia dini sungguh mengagumkan dan menarik. Mengam…

innocentiaine00