AtomicEssay

126 Bising

innocentiainepenulis arsip2

Sejak jam 6 pagi tadi sudah terdengar kesibukan dan suara, "Halo, halo, test, test, satu, dua..", dari sebelah. Biasanya semakin siang semakin bingar. Musik dan lagu sepertinya tergantung keluarga penyewa, MC dan penyanyi. Yang paling sering adalah lagu-lagu Sunda, lagu-lagu joged atau goyang tipis ya istilahnya laughing-1. Kadang sekadar instrumen yang mengiringi prosesi, atau pernah terdengar lagu-lagu dari tanah Sumatera, tak jarang pula lagu-lagu dangdut dengan segala kehebohannya laughing Posisi rumah memang bersebelahan kapling serbaguna sebuah pusat olahraga, yang kadang disewa untuk hajatan, atau kegiatan lainnya. Sebelum pandemi ada klab hiking yang rutin menyewa tempat tersebut untuk berkumpul sebelum dan sesudah jalan. Sepertinya kesempatan untuk istirahat, makan minum, kongkow daaann berkaraoke :D Rangkaian lagu populer Indonesia, lagu era jadul, lagu mandarin dilantunkan tak berjeda, macam medley. Pada saat-saat demikianlah di rumah terasa seperti terpolusi suara.

Lingkungan yang relatif terbuka dan sepi sepertinya menambah kencang suara yang keluar lewat pelantang. Jendela rumah kadang turut bergetar. Melatih kesabaran pula ketika suara penyanyi kedengarannya seperti beda nada dasar, atau naik turun kira-kira setengah nada. Kurang jelas, apakah lagunya yang tidak aku kenal atau karena nadanya yang beda. Yang juga kerap membuat diri terganggu adalah suara MC yang keras tapi ga jelas. Hampir selalu semacam suara orang berkumur, apalagi ketika ingin bersaing dengan musik atau lagu yang sedang berkumandang. Kenapa ya sampai demikian? Apakah mereka yang berada di lokasi tidak terganggu, atau aku yang terlalu sensi.

Secara budaya mungkin memang orang Indonesia suka keramaian. Hampir di setiap pesta sepertinya yang penting ramai dan keras. Apakah konten, pilihan lagu dan cara menyanyi atau kejelasan suara tidak penting? Pernah kutanyakan juga pada pihak pemilik kapling serbaguna itu, apakah tidak ada batasan volume suara yang mungkin bisa diberikan agar suara yang keluar jelas dan sesuai kebutuhan, dan tidak berlebih-lebih. Tapi mungkin tak paham juga, jadi tak bisa menjelaskan. happy-5 maaf tulisan hari ini jadi curcol, sepertinya terdampak polusi suara, bingar sejak bangun. Bahkan ayam dan burung yang setiap pagi berbagi cerita dan berteriak gembira pun terdiam, tak terdengar suaranya.. 

Pic: https://www.pexels.com/photo/man-in-striped-button-up-shirt-5854526/

Komentar (2)

joefelus

Hahahha.. jadi ingat saya pernah nulis dulu di blog. Jaman masih lingkar blogger. SDaya bawa kabur Kano dari rumah karena ada hajatan untuk menghindari kontaminasi lagu2 dangdut yang seronok hahaha...

innocentiaine

haha kabur ya pak. kepikir sih, tapi ga ada tujuan dan macet kemana2 karenamasih dalam suasana lebaran. tapi istilahnya betul, seronok! :D

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES182 Kolaborasi Buku Anak

Pada Festival Literasi Tahun Pendidikan 21 yang mulai berlangsung ini, ada banyak program menarik. Salah satu yang baru adalah Kolaborasi Buku Anak. Undangan pertama untuk para penulis. Siapapun yang mau boleh menulis cerita bertema imajinatif untuk anak < 10 tahun. Ternyata cukup banyak yang me…

innocentiaine11
AtomicEssay

AES181 Terima Kasih!!

Festival Literasi TP 2024-2025 baru saja berakhir, penuh rasa dan syukur. Festival Literasi di Smipa bukan acara yang wah dalam arti mewah atau meriah saja. Yang ingin dicapai bukan sekadar wah. Banyak hal yang ingin kita sasar dan bangun lewat kegiatan ini. Jadi, apa yang membedakan Festival Liter…

innocentiaine100
AtomicEssay

AES180

Sudah cukup lama tidak mengunjungi akun Ivan Lanin. Biasanya pada periode merapot, saya suka melihat-lihat postingan beliau. Banyak dapat info perkembangan bahasa Indonesia yang jarang sekali dapat perhatian. Unggahan uda selalu menarik, dengan nuansa humor yang kocak, sekaligus mengajak pembaca be…

innocentiaine20