AtomicEssay

146 lupa senyum

innocentiainepenulis arsip2

Meski tidak cantik, ketika tersenyum ia menjadi sangat menarik. Banyak orang mengatakan demikian. Karena pembawaannya yang cenderung serius, ia memang jarang tersenyum. Lebih sering terlihat seperti merenung, terus berpikir hingga kedua alisnya bertemu. Alih-alih melebar dan membentuk lengkungan manis, bibirnya malah meruncing. Bila sudah demikian, orang cenderung menghindar, enggan menghadapi energi yang dari jauh sudah tampak berat. Segera belok arah sebelum harus berpapasan, mencari tempat duduk yang jauh, agar tidak harus memandang atau bersitatap dengannya, dan menjadi canggung.

Lama tak jumpa, ketika bertemu kembali ia tampak dewasa. Terlihat jauh lebih rileks, jadi banyak tersenyum, bahkan matanya pun membingkai senyum, cantik! Tak ragu untuk tertawa, dapat berbincang ramah. Entah apa yang dialami, ceritanya panjang. Katanya ia menyadari bahwa ia musti lebih banyak tersenyum. Menyadari, mengingatkan diri, melatih, mulai dengan tersenyum pada pemilik warung atau bapak satpam. Bahkan saat meditasi ia mengingatkan diri untuk merilekskan wajah dan tersenyum. 

Banyak tersenyum bukan untuk membuktikan sudah bahagia. Justru merupakan cara sederhana untuk membuat hati lebih gembira, membuat diri merasa dan pastinya terlihat lebih baik. Senyum adalah bahasa yang universal, membuka pintu pertemanan, menunjukkan kesediaan untuk bersahabat.

Dulu sempat ada  seorang kakak yang wajahnya hampir selalu dihias senyum. Di kelasnya, ketika mengajak anak-anak siap mengikuti kegiatan, ia mengatakan, “Sikap siap!, Duduk tegak!” lalu tak lupa menambahkan “Senyum manis!” Tidak hanya anak, kami yang kebetulan berada di situ dan mendengar juga jadi spontan tertawa, dan tersenyum. Sederhana, tapi membuat anak tahu dan tidak lupa untuk tersenyum di keseharian. 

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES182 Kolaborasi Buku Anak

Pada Festival Literasi Tahun Pendidikan 21 yang mulai berlangsung ini, ada banyak program menarik. Salah satu yang baru adalah Kolaborasi Buku Anak. Undangan pertama untuk para penulis. Siapapun yang mau boleh menulis cerita bertema imajinatif untuk anak < 10 tahun. Ternyata cukup banyak yang me…

innocentiaine11
AtomicEssay

AES181 Terima Kasih!!

Festival Literasi TP 2024-2025 baru saja berakhir, penuh rasa dan syukur. Festival Literasi di Smipa bukan acara yang wah dalam arti mewah atau meriah saja. Yang ingin dicapai bukan sekadar wah. Banyak hal yang ingin kita sasar dan bangun lewat kegiatan ini. Jadi, apa yang membedakan Festival Liter…

innocentiaine100
AtomicEssay

AES180

Sudah cukup lama tidak mengunjungi akun Ivan Lanin. Biasanya pada periode merapot, saya suka melihat-lihat postingan beliau. Banyak dapat info perkembangan bahasa Indonesia yang jarang sekali dapat perhatian. Unggahan uda selalu menarik, dengan nuansa humor yang kocak, sekaligus mengajak pembaca be…

innocentiaine20