AE12 Kesepian

"Kak, aku boleh cerita?" tanya salah satu murid, ketika saya sedang duduk sendirian berkutat dengan laptop. Saya menatap wajah sang empunya suara, terpahat mimik sedih di sana. Ketika saya mengiyakan, dia pun duduk di depan saya dan memulai kisahnya. Baru mengucap satu kata, dia pun menangis. Saya tidak berusaha menghentikan tangisannya, saya menemaninya menangis. Emosi negatif jangan ditahan-tahan, jika ingin menangis, menangislah.
Ketika sudah tenang, saya berikan selembar tisu kepadanya, sambil bertanya, "Kenapa?"
"Aku kesepian, kak."
Foto:
Komentar (2)
Nanya, kak. Kenapa nama muridnya semua berawalan T?
Biar absennya belakangan, Bu,,
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AE13 Belajar
Baru tiga bulan di tahun 2022, tapi rasanya banyak terjadi perubahan baru. Sat-set-sat-set tiba-tiba corona punya varian baru. Sat-set-sat-set tiba-tiba Russia perang sama Ukraina. Sat-set-sat-set tiba-tiba mobil udah berdaya listrik, dunia metaverse sudah eksis. Wow. Buat saya pribadi, hidup di za…

AE11 Ribet
Satu hal yang menjadi ciri khas remaja itu adalah enggak mau ribet. Segala sesuatu inginnya yang mudah, yang gampang, yang instan. Tapi mereka juga ingin menciptakan sesuatu yang "WAH". Nah, loh, ini dua hal yang bertolak belakang. Gambar: Business vector created by pikisuperstar - www.freepik.com

AE10 Guru
Terucap selamat untuk para guru di hari ini. Ah, saya jadi mengingat-ingat guru-guru saya di masa lampau, bukan hanya guru di sekolah, tapi juga guru-guru saya di bidang yang lainnya. Saya jadi ingin membuat sebuah ucapan terima kasih untuk mereka. Bu Edah Ibu guru ini adalah guru pertama yang saya…

